BESTTANGSEL.COM, Jakarta – Aktivitas fisik menjadi salah satu kunci utama untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi lansia. Menurut Dr. Rina Kusumawardhani, SpKO, dokter spesialis kedokteran olahraga, olahraga yang dilakukan dengan tepat dapat meningkatkan kualitas hidup lansia dan mencegah berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan osteoporosis.
“Olahraga bagi lansia tidak hanya untuk kebugaran fisik, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental dan memperlambat proses penuaan,” ujar Dr. Rina dalam wawancara eksklusif. Berikut adalah beberapa tips panduan olahraga bagi lansia yang direkomendasikan Dr. Rina:
1. Konsultasi dengan Dokter Terlebih Dahulu
Sebelum memulai program olahraga, lansia sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. “Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, sehingga penting untuk mengetahui jenis olahraga yang paling sesuai dan aman,” jelas Dr. Rina.
2. Pilih Jenis Olahraga yang Ringan dan Aman
Dr. Rina merekomendasikan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang, seperti:
Jalan kaki: Dapat dilakukan di pagi atau sore hari untuk meningkatkan kesehatan jantung.
Senam lansia: Mengombinasikan gerakan ringan untuk melatih kelenturan dan keseimbangan.
Yoga atau tai chi: Membantu meningkatkan fleksibilitas, kekuatan otot, dan relaksasi.
Berenang: Baik untuk melatih otot tanpa memberikan tekanan berlebih pada sendi.
3. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan
Pemanasan sebelum olahraga membantu mempersiapkan otot dan sendi, sementara pendinginan mengurangi risiko cedera. “Pemanasan selama 5–10 menit sangat penting, terutama untuk lansia yang lebih rentan terhadap cedera,” tambah Dr. Rina.
4. Jangan Terlalu Memaksakan Diri
Dr. Rina menekankan pentingnya mendengarkan tubuh. Jika merasa lelah atau pusing, segera hentikan aktivitas dan istirahat. “Olahraga harus dilakukan secara nyaman dan menyenangkan, bukan menjadi beban,” katanya.
5. Tetap Terhidrasi
“Lansia cenderung memiliki rasa haus yang berkurang, sehingga penting untuk mengingatkan diri sendiri untuk minum air, terutama sebelum dan setelah berolahraga,” kata Dr. Rina.
6. Jadwalkan Secara Rutin
Dr. Rina menyarankan lansia untuk berolahraga setidaknya 3–5 kali seminggu selama 30 menit. “Konsistensi lebih penting daripada intensitas tinggi dalam olahraga bagi lansia,” ujarnya.
7. Sertai dengan Pola Makan Sehat
Olahraga harus diimbangi dengan asupan gizi yang seimbang, seperti makanan tinggi serat, protein, dan vitamin. Hindari makanan tinggi gula dan garam yang dapat memicu penyakit kronis.
Dengan mengikuti panduan ini, lansia dapat tetap aktif dan menjaga kesehatan tubuh di usia senja. “Ingat, usia hanyalah angka. Dengan pola hidup sehat dan olahraga yang teratur, lansia dapat menikmati hidup dengan lebih produktif dan bahagia,” tutup Dr. Rina. (red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.