BESTTANGSEL.COM, BANTEN – Kekerasan terhadap awak media oleh petugas kepolisian saat melaksanakan tugas jurnalistik di depan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Hasanudin, 20 Oktober lalu tetap diproses secara hukum, Senin (23/10/2017).

Kabid Humas Polda Banten AKBP Zaenudin dalam dialog menyampaikan permohonan maaf dari Kapolda yang tidak dapat hadir karena sedang melaksanakan pendidikan Lemhanas.

“Polisi ada karena wartawan. Untuk menjaga NKRI dan Banten mari kita bersama-sama bersinergi menjaga keutuhan bangsa,” terangnya.

Menurut Zaenudin, tindakan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap wartawan tetap diproses sesuai mekanisme.

“Berbagai sanksi yang mengancam pelangaran kode etik profesi Polri, penundaan kenaikan pangkat, permohonan maaf kepada institusi, mutasi bersifat demosi, sanksi kurungan, penempatan ditempat khususus, atau diberhentikan,” jelasnya.

Zaenudin berharap, tidak ada lagi kejadian seperti ini.

“Mari kita bersinergi antara wartawan dan kepolisian untuk mencerdaskan masyarakat dan menjaga keutuhan bangsa,” harapnya.

 

BR/BS

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.