BESTTANGSEL.COM, SERPONG- Mendukung program pemerintah untuk menyegerakan vaksinasi anak usia di bawah 12 tahun, Klinik SehatQ menggelar webinar edukasi kesehatan bertema “Amankah Vaksin Covid-19 untuk Anak Umur di Bawah 12 Tahun”. Hadir sebagai nara sumber dokter spesialis anak Eka Hospital, dr. Arnold Soetarso, Sp.A.

Dalam presentasinya, dr. Arnold menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 untuk anak harus ada karena angka anak yang terinfeksi Covid-19 cukup banyak walapun angka kematian tidak sebesar angka kematian pada usia dewasa.

“Memang infeksi Covid-19 pada anak kecil gejala yang dialami tidak terlalu besar dan harus diingat apabila anak ada komorbid seperti obesitas, kencing manis, jantung, asma dan penyakit lain, maka gejala yang ditimbulkan bisa menjadi berat hingga menyebabkan komplikasi fatal hingga masuk ruang ICU,” paparnya, dalam webinar yang digelar lusa lalu.

dr. Arnold menjelaskan bahwa dengan ada vaksinasi untuk anak akan membantu tercapainya herd immunity atau kekebalan komunal dan juga diperlukan agar bisa kembali menjalani hidup normal seperti sebelum saat pandemi.

“Mungkin semua setuju agar bisa bebas dari Covid-19 semua orang harus divaksin termasuk anak-anak. Namun peran orang tua dibutuhkan agar anak divaksin dan pandemi bisa selesai, terlebih vaksin untuk anak tentu tidak bisa coba-coba dan vaksin yang diberikan tentu aman,” ungkapnya.

Ia memberikan saran kepada orang tua yang ingin mengajak anak untuk vaksin Covid-19 agar mempersiapkan anak dengan baik untuk mendapatkan dosis dan memberikan penjelasan kepada anak sesuai umur.

“Orang tua harus memberikan penjelasan kepada anak, apa itu vaksin? dan lain sebagainya agar anak tidak takut dan bisa mengerti dan memahami. Apabila pertanyaan anak cukup kritis maka harus dijelaskan sesuai dengan umur anak,” ujar dr. Arnold.

Sedangkan untuk anak dengan komorbid dan disabel, kata dr. Arnold harus dipersiapkan dengan konsultasi dengan dokter yang merawat. Pada saat akan divaksinasi berikan keterangan medis kepada petugas.

“Yang perlu diperhatikan setelah vaksin akan ada waktu observasi dan jangan sampai ada reaksi alergi, kalau ada orang tua harus mencatat nomor telepon tempat vaksin anak dan lapor ke petugas vaksin. Lalu bila demam bisa diberikan obat anti panas seperti paracatamol dan bisa dikompres di lengan tempat suntikan,” jelas dr. Arnold.

dr. Arnold kembali menekankan bahwa vaksin anak ini penting dan setelah vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) agar tidak terjadi hantaman Covid-19 gelombang ketiga di Indonesia terlebih akan menghadapi liburan Natal dan Tahun Baru.

“Dari pengalaman selama ini bahwa liburan menyumbang angka yang besar kasus Covid-19 pada anak, sehingga disarankan jangan membawa anak-anak keluar rumah atau ke tempat yang ramai,” ucapnya.

Vaksin untuk anak sangat bermanfaat untuk anak dan juga untuk melindung keluarga, teman, guru, dan komunitas. “Ayo kita dukung program vaksinasi anak ini agar kehidupan sekolah dan lainnya bisa kembali norma,” ujar dr. Arnold sebelum mengakhiri webinarnya.

(Red/*)

Leave a Reply