BESTTANGSEL.COM, JAKARTA- Di penghujung tahun 2019 ini, Adara Relief Internasional kembali akan mengetuk pintu hati masyarakat Indonesia dengan menyuguhkan hiburan yang sarat dengan pesan rohani dengan menggelar Family Festival, yang dikolaborasikan dengan Konser Amal. Acara akan diselenggarakan pada 28 Desember 2019, di Hall Cenderawasih JCC, Jakarta, dengan tema “Karena Keluarga Tempat Kita Pulang”.

“Di Indonesia, keseruan pulang untuk bertemu keluarga adalah bagian dari tradisi yang kental dalam masyarakat. Karena itu penting bagi kita untuk juga menjaga keutuhan keluarga agar fungsi basis masyarakat terus terjaga. Sementara hal yang kontras terjadi pada keluarga di Palestina. Krisis kemanusiaan yang dialami masyarakat Palestina telah berlangsung lebih dari 70 tahun,” tutur Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani, S.Ag. ME, saat menggelar jumpa pers sepekan menjelang pelaksanaan Adara Family Festival, Rabu (17/12/2019).

“Jutaan masyarakat Palestina saat ini hidup dalam segala keterbatasan di kamp-kamp pengungsian dan juga di wilayah Gaza yang diblokade. Bagi masyarakat Palestina, pulang kembali ke tanah air dan berkumpul dengan keluarga justru menjadi sesuatu yang mengancam harta, kehormatan bahkan nyawa. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengingatkan pentingnya arti keluarga bagi kita semua. Kebahagiaan keluarga akan lebih lengkap jika juga menghadirkan kepedulian kepada keluarga lain yang sedang membutuhkan, yaitu keluarga-keluarga di Palestina,” lanjut Nurjanah.

Tentang Family Festival tersebut, Bannasari selaku Project Manager menjelaskan, “Family festival ini dikemas dengan serangkaian acara yang edukatif, inspiratif dan menghibur yang dimeriahkan oleh beberapa artis seperti Sabyan Gambus, Nashwa Zahira dan Adam Ali. Serta penampilan Citra Kirana, Alifa Lubis, Muzakki Ramdhan, Dallas Pratama, Kaditha Ayu dan story teller nasional Kak Nia. Acara juga diperkuat dengan penampilan tokoh parenting Ayah Irwan dan Dr. Aisyah Dahlan serta penceramah kondang Mamah Dedeh. Terdapat pula lelang barang-barang dan pernak pernik kesayangan mereka. Hasil lelang akan didonasikan semuanya untuk masyarakat Palestina.”

“Saat ini kami sedang melakukan proses lelang via medsos,  di antaranya ada baju kesayangan  Nissa Sabyan. Baju Titik Puspa hasil rancangan Ivan Gunawan, rumah gadang Dorce Gamalama, hingga mahar emas Ratna Galih dengan nilai yang cukup fantastis, semua hasil penjualan akan disumbangkan untuk saudara-saudara kita di Palestina,” ungkap Bannasari.

Bannasari juga menjelaskan, “Rangkaian kegiatan terdiri dari dua sesi: Pertama pukul 14.00 – 17.00 berupa drama musikal “Inspiring Family Story”. Keluarga Indonesia dapat menikmatinya secara cuma-cuma dengan terlebih dahulu melakukan registrasi. Dan sesi kedua 19.00 – 22.00 Konser Amal dengan HTM Rp. 200.000. Registrasi dan tiket bisa didapatkan melalui Loket.com dan gotix.”

Ikut hadir di konferensi pers, Sri Vira Chandra, Indonesia Refresentatif of We Are All Maryam, menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Adara tersebut. Dia mengatakan, “Tema yang diusung juga diharapkan mampu menyentuh hati nurani kita semua, bahwa kebahagiaan keluarga terletak pada kepedulian pada sesama. Saat kita mendapatkan tempat pulang pada keluarga kita, maka ke manakah saudara-saudara Palestina kita bisa pulang?

“Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk mendukung sikap pemerintah Indonesia seperti yang dinyatakan oleh Menlu Retno Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada 20 November 2019 lalu. Beliau mengatakan bahwa Indonesia menolak secara tegas pernyataan yang mengatakan pembangunan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat tidak bertentangan dengan hukum internasional. Pernyataan ini secara jelas bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi DK PBB yang terkait. Indonesia secara tegas menentang tindakan Israel membangun permukiman ilegal di wilayah Palestina,” papar Sri Vira Chandra.

Adara Relief Internasional terus berkomitmen untuk bergerak mengajak seluruh komponen masyarakat dalam memberikan kontribusi untuk Palestina khususnya anak dan perempuan. Adara yang telah berdiri lebih dari 10 (sepuluh) tahun sejak 14 Februari 2008 tetap konsisten menjalankan 3 (tiga) program utama. Pertama, Program Sosialisasi melalui kegiatan seperti roadshow mengenai sejarah dan kondisi terkini Palestina dan roadshow berkisah untuk anak-anak. Kedua, Program Edukasi berupa kegiatan Training of Trainer dan kajian-kajian kepalestinaan. Ketiga, Penggalangan Donasi Kemanusiaan baik secara personal maupun melalui lembaga dan komunitas. Dalam menjalankan programnya Adara telah membentuk 15 (lima belas) komunitas di beberapa wilayah di tanah air dan menjalin kerja sama dengan berbagai jaringan berskala nasional seperti ormas-ormas perempuan (Persaudaraan Muslimah, Wanita al Irsyad, Wanita Mathlaul Anwar, Wanita Islam, Aliansi Perempuan Peduli Indonesia, dll) maupun internasional yaitu organisasi Kulluna Maryam International dan Global Woman Union for Palestine and alQuds. (asri)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.