Dalam rangka memonitor perkembangan harga Kebutuhan pokok masyarakat di Kota Tangerang Selatan, Gubernur Provinsi Banten, Rano Karno lakukan sidak ke beberapa pasar tradisonal dan pasar modern di wilayah Kota Tangsel, (21/06/2016).IMG_20160621_100303

Sidak ini dilakukan lebih kepada penggunaan bahan pengawet makanan seperti formalin atau tawas dan jenis bahan pengawet lainnya. Sebagai orang nomor satu di Banten, Rano Karno memberi himbauan kepada warga masyarakat tangerang selatan agar menjaga pola konsumsi di bulan suci Ramadhan, karena untuk mengejar untung yang berlipat, sering kali para pedagang menggunakan kecurangan dalam berdagang, misalnya dengan menggunakan pengawet makanan.

“Pandai-pandailah kita untuk berbelanja kebutuhan pasar karena momen ramadhan sering digunakan pedagang untuk mencari keuntungan berlebih, waspadai makan yang mengandung bahan pengawet seperti formalin atau tawas” ungkap Rano.

Kepala Balai Kesehatan Provinsi Banten, Aan Muawanah mengatakan, dari beberapa sampel makanan yang diambil dari pedagang di pasar modern BSD City, Serpong hasilnya negative karena sudah di lakukan dengan cara pemeriksaan menggunakan alat indikator formalon kit.

“Beberapa sampel makanan seperti daging ayam dan usus, setelah kita periksa hasilnya negatif, artinya tidak mengandung bahan pengawet,” Terangnya.

Dalam agenda tersebut, Gubernur Banten turut didampingi oleh Kadis Pertanian dan Perdagangan Prov Banten Wahyu Wardhana, Kadis Pertanian Kota Tangsel Dadang Rahardja, Pengelola Pasar Modern BSD Bapak Jimmy, Wakapolsek Serpong Akp. Abdul Rachim dan Kepala Laboratorium Kesehatan Kota Tangsel Ibu Hanung.

TEKS/ EDITOR : Iyar/ Bani Ramadhan
FOTO : Iyar