BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Kematian Bripka Teguh Dwiyatno (45), anggota Brigade Mobil (Brimob) Kompi I Detasemen A SAT III/Pelopor masih ditelusuri oleh Polri yang diduga bunuh diri di Asrama Brimob Kedaung, Blok C Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, karena merasa tertekan, Senin 15 Juni 2017.

“Masih pendalaman dengan penyidik kenapa bisa terjadi seperti ini. Tentunya kita akan mencari dan melihat permasalahan apa yang ada pada korban saat itu, apakah pribadi atau apa, kami menugaskan psikolog dari Polda untuk mencari informasi-informasi itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (16/05/2017).

Dugaan sementara, korban mengalami depresi karena berurusan dengan penyidik internal Polri lantaran kejadian salah tembak peluru yang mensasar rumah Anggota DPR RI Jazulli Juwaeni pada 3 Mei 2017 lalu.

Diketahui, korban adalah anggota Brimob dibagian logistik yang berwenang menangani latihan-latihan penembakan di Brimob Kedaung. Bripka Teguh bersama anggota Brimob Kedaung lainnya kala itu tengah melakukan latihan tembak di lapangan tembak, yang posisinya hanya berjarak 250 meter dari rumah Jazulli. Akibat kejadian itu, Bripka Teguh pun diperiksa.

”Yang bersangkutan ini diperiksa dengan intens, apa yang menjadi tanggung jawabnya. Diduga terjadinya peristiwa tersebut, karena yang bersangkutan diperiksa dalam kaitan tanggung jawabnya, korban menjadi stres dan mengahiri hidupnya dengan cara bunuh diri,” terang Argo.

Untuk sementara, polisi menyimpulkan Bripka Teguh bunuh diri karena merasa bersalah dan bertanggung jawab atas kejadian di rumah Jazuli.

 

Iyar

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.