BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan -Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro memberikan mengapresiasi pada Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan (Puspiptek) yang telah membina para startup melalui program inkubasi bisnis berbasis teknologi. Namun dia menyarankan agar para startup binaan Puspiptek untuk men-SNI-kan produk yang dihasilkan, agar bisa bersaing di pasar Internasional.

Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan ke Gedung Technology Business Incubation Center Puspiptek, Gunung Sindur, Bogor, Jumat (22/11/2019).

“Saya lihat banyak startup muda yang berupaya selalu mengembangkan teknologi. Jadi mereka tidak terhenti setelah memakai teknologi, tapi berusaha meng-explore teknologi yang mereka kuasai untuk bisa menghasilkan produk,” ucap Bambang usai melakukan kunjungan.

Dari sederet produk anak bangsa yang dilihat, Bambang mengatakan, kendala yang dihadapi para Startup adalah standarisasi produknya.

“Kami akan bicara dengan BSN (Badan Standarisai Nasional) untuk bisa mempercepat produk-produk yang relatif masih baru itu,” tegasnya.

Selain itu, untuk produk berjenis obat-obatan dan makanan pihaknya akan mendorong izin kepada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

“Kami akan bicara agar prosesnya bisa dipercepat dan ada afirmasi untuk inovasi dalam negeri,” ungkapnya.

Dorongan itu ia lakukan atas dasar semangat anak bangsa yang telah berhasil mengembangkan beberaoa produk.

“Berupaya mencari trobosan baru yang tentu bisa menjadi produk unggulan Indonesia,” tuturnya.

Setidaknya, sampai saat ini sudah terdapat sebanyam 63 Startup yang dibina oleh Puspiptek. Puluhan Startup itu menghasilkan berbagai produk berbeda, misalnya alat pendeteksi penyakit kanker, rompi kesehatan, dan masih banyak lainnya.

Tidak hanya mengunjungi TBIC, Menristek juga berkesempatan mengunjungi Pusat Penelitian Kimia dan Fisika LIPI yang juga berada di kawasan Puspiptek Serpong. (*)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.