BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Memperingati 25 tahun berdirinya Sekolah Islam Terpadu Auliya, hari ini Sabtu, 27 April 2019, Auliya menggelar aksi kemanusian untuk Palestina. Kali ini Sekolah IT Auliya menggandeng Qupro Indonesia, dan Palestina Memanggil dengan melakukan penggalangan dana.

Sekitar 500 orang yang terdiri dari siswa-siswi, guru, orang tua murid, serta tamu undangan, memenuhi Ruang Auditorium Lantai 5 Gedung SMP-SMA IT Auliya. Mereka hadir untuk mengikuti rangkaian acara peringatan Milad ke-25 tahun Sekolah Islam Terpadu Auliya, serta memberikan donasi untuk korban perang di Palestina.

(Kiri ke Kanan) : Nina Yuliana ST.- Wakil Direktur SIT Auliya, Ir. Triwisaksana M.Sc.- Ketua Yayasan Auliya Utama, Lilia Sari- Founding Mother SIT Auliya.

“Aksi kemanusiaan untuk Palestina ini adalah untuk yang kedua kalinya. Kami ingin membangun empati seluruh siswa-siswi juga orang tua terhadap saudara-saudara seiman kita di Palestina. Insya Allah dana yang berhasil kami kumpulan lebih kurang ada Rp300 juta,” tutur Ir. Triwisaksana, M.Sc., Ketua Yayasan Auliya Utama, di sela acara.

“Donasi akan diberikan kepada Qupro Indonesia dan Palestina Memanggil, untuk diberikan langsung kepada warga Palestina. Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban penderitaan warga Palestina,” ucap Triwisaksana.

Aksi kemanusiaan untuk Palestina di milad ke-25 SIT Auliya.

Selain aksi penggalangan dana untuk Palestina, dalam kesempatan tersebut, Sekolah IT Auliya juga memberikan charity nya kepada para guru, sebagai penghargaan karena telah mendidik siswa-siswi Sekolah IT Auliya menjadi anak yang pintar, kreatif, dan berahlaq mulia.

“Sekolah IT Auliya menerapkan 4 dimensi penguatan kurikulum, yakni dimensi nilai mengambil ajaran Islam, dimensi pendidikan karakter anak, dimensi keterampilan dan dimensi kemampuan literasi bahasa global dan teknologi informatika. Adapun program delapan kompetensi lulusan meliputi; pembelajaran sejati sepanjang hayat, lulus 100 persen UBN, diterima di perguruan tinggi terkemuka, memiliki kecakapan kepemimpinan, memiliki kecakapan berbahasa Inggris dan teknologi informasi, gemar tadarus Quran, hafal 10 juz, hafal 40 hadist Nabi, disiplin sholat 5 waktu, terbiasa melakukan ibadah lainnya, serta memiliki karakter hidup sukses,” papar Triwisaksana.

Peringatan milad ke-25 tahun Sekolah IT Auliya yang mengusung tema “25 Years of Great Memories, New Stories” juga dimeriahkan dengan penampilan Nisa Sabyan.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.