BESTTANGSEL. COM, Tangerang Selatan – Bagi masyarakat Betawi “Sagon” adalah salah satu makanan favorit. Sagon adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dari sagu dan kelapa muda. Meski tidak seheboh kue kering, penjualan sagon pun tak kalah dahsyatnya.

“Lebaran tahun ini untuk pesanan sagon bakar sudah mencapai 4500 toples, jumlah ini sepertinya masih bisa bertambah mengingat waktu lebaran yang masih cukup lama,” tutur Irma Husnul Hotimah, pengusaha sagon bakar Pamulang Tangsel.

Sejak hadir di kancah Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tangsel, Irma terus berinovasi menciptakan rasa baru sagon bakar buatannya. Selain rasa original sagon, Irma berhasil menciptakan rasa lain, seperti green tea, keju, moka, dan yang baru-baru ini diluncurkan adalah sagon bakar kismis.

“Alhamdulillah berkat arahan Disperindag Tangsel, usaha sagon bakar saya terus mengalami kemajuan, terlebih setelah saya mendapatkan fasilitas label halal, BPOM, dan jaminan mutu dan kualitas dari Disperindag. Ke depan saya masih akan terus bersinergi dengan pemkot Tangsel, untuk mencapi hasil yang lebih baik lagi,” ungkap Irma yang sudah memulai usaha sagon bakarnya sejak tahun 2002.

Ada tiga kemasan pilihan Sagon Bakar Tangsel, yakni kemasan sachet yang dijual Rp 5000, kemasan kardus dan kaleng 75 gram dengan harga jual Rp 75.000. “Selain sagon bakar, kami juga membuat kue sultana, yakni kue kering rasa kismis yang lezat. Untuk kue Sultana pesanan lebaran sudah lebih dari 1500 toples,” pungkas Irma.

 

Ashri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.