BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha Guntur Saragih bernazar akan membotaki rambutnya apabila Komisi VI DPR RI mengesahkan revisi UU KPPU Pasal 5 tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

“Saya botakim rambut saya kalau DPR RI mengesahkan Pasal 5 Tahun 1999. Saya bernazar itu kalau DPR revisi uu kami,” ucap Guntur di acara Media Gathering KPPU, Hotel Mercure, Alam Sutera, Jumat (20/9).

Selain praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat, hal penting yang dicermati Guntur dan kawan-kawan yakni dalam pasal tersebut adalah mengenai nasib status kepegawaian KPPU yang tidak jelas selama 19 tahun ini.

Sejumlah media mengikuti media gathering yang diadakan KPPU di Hotel Mercure Alam Sutera Tangerang Selatan, (20/9).

“Nasib pegawai kami tidak jelas. Kami mematuhi betul negara dan ingin berstatus sebagai ASN (aparatur sipil negara), karena kami selama ini menjalani fungsi negara mengenai dunia usaha dan persaingannya. Kami semua sedang memperjuangkan rekan-rekan nasib kami yang selama ini statusnya tidak jelas. Karena memang kami ini menjalanikan fungsi negara secara namun kami bukan ASN,” paparnya.

“Bahkan ada pegawai kami angkatan pertama yang sudah mau 50 tahun sebentar lagi pensiun, tapi belum ada status kepegawaiannya, padahal kami di KPPU menjalankan fungsi negara, sepantasnya menjadi ASN, karena kami menjalani fungsi negara,” ungkapnya.

Guntur berharap para legislator di Komisi VI DPR RI memperhatikan apa yang diajukan KPPU sejak 2007 silam, dan segera mengesahkan RUU KPPU. *)

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.