BESTTANGSEL.COM, TANGERANG- AKBP I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya, perwira polisi asal Bongancina, Buleleng terpilih sebagai Ketua Persudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Banten periode 2020-2024.

Hal ini terungkap pada acara Musyawarah Perkemi Provinsi Luar Biasa (Muperprovlub) yang dilaksanakan pada Minggu (22/11/2020) di Permata Mulia Hotel Tangerang, Banten. Sebelumnya, pria kelahiran Singaraja 18 Desember 1974 ini telah mendapatkan dukungan pencalonan dari sejumlah Ketua Perkemi.

Diantaranya Ketua Perkemi Kabupaten Serang Elan Maulana, Ketua Perkemi Pengkot Cilegon I Dewa Gede Suardana, Ketua Perkemi Pengkot Tangerang Selatan Petuah Sirait, SH,MH, dan Ketua Perkemi Pengkot Tangerang Kusnadi pada bulan Oktober 2020 lalu. Sehingga atas dasar tersebut, Perkemi Pemprov Banten membuat izin kepada ASOPS Polri untuk memberikan izin kepada I Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya yang menjabat di Kasubaghanrestra Baghanling Rohanstra Sops Polri untuk bersedia menjadi calon tunggal Perkemi Banten.

Hingga pada hari ini, AKBP Dewa Nyoman Agung Dharma Wijaya terpilih secara resmi melalui Muperprovlub yang bertema “Melalui Musyawarah Perkemi Provinsi Luar Biasa Marilah Kita jalin Persudaraan, dan Merestorasi Pengkab/Pengkot serta Dojo Demi Kemajuan Perkemi banten Menyongsong PON XXI/2024”. Dalam sambutannya, ia mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan anggota Perkemi.

“Tugas ini adalah penghargaan sekaligus amanah bagi saya untuk bisa melanjutkan tongkat estafet yang sudah berjalan dengan baik selama ini, semoga kedepan menjadi lebih baik dan maju demi kejayaan oleh raga Kempo provinsi Banten,” ungkapnya.

Sekaligus, pada saat yang sama ia memohon dukungan dan kerja sama agar kedepan dapat bersama-sama membawa Kempo Provinsi Banten meraih Kejuaraan.

“Saya berharap kita dapat memaksimalkan potensi atlet-atlet muda Kempo berbakat di provinsi Banten. Maka dari itu kita harus memberi wadah, motivasi, dukungan serta support untuk mereka terus berkembang,” tutupnya. (**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.