BESTTANGSEL.COM, SERPONG-Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil mengungkap sindikat peredaran uang palsu. Delapan orang tersangka pemalsuan uang tersebut, diringkus polisi di 3 tempat berbeda.

Enam tersangka berinisial MH (37), AS (62), AK (56), AK als KK (42), AH (44), dan seorang perempuan SM (54) ditangkap di halte bus depan Kampus UIN Jakarta, Jalan Ir H Juanda, Cempaka Putih, Ciputat Timur pada, Jum’at 29 Januari 2021sekira pukul 21.30 WIB.

Kemudian, 1 tersangka berinisial OG (50) ditangkap di Kampung Cibangkong, Desa Cibeuteung, Ciseeng, Kabupaten Bogor pada Selasa 2 Februari 2021 sekira pukul 22.00 WIB.

“Lalu 1 orang berinisial RR (52) tertangkap di JPO Mall WTC Pondok Jagung Serpong Utara, pada Kamis 28 Januari 2021 sekitar jam 5 sore,” tutur Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin, di Mapolres Tangsel, Serpong, Senin, 8 Februari 2021.

Barang bukti yang diamankan berupa uang yang diduga palsu sebanyak 1.526 lembar pecahan 100 US Dollar.

“Jika index per 1 USD adalah Rp14.000, maka total sekitar Rp2.136.400.000 dan 15 lembar uang kertas pecahan Rp100.000 atau sejumlah Rp1.500.000,” ungkap Iman.

Di Ciputat, petugas menyita 1400 lembar uang kertas pecahan 100 US Dollar diduga palsu. Begitu juga di Pamulang, petugas menyita 126 lembar uang pecahan 100 USD.

Lalu di Serpong, disita 15 lembar uang kertas pecahan Rp100 ribu diduga palsu, 1 bendel uang palsu setengah jadi, dan 1 set alat pembuat uang palsu, 1 buah printer Canon warna hitam, 1 buah lem semprot, 4 buah alat cetak pembuatan uang palsu, 1 buah kaca dan 1 buah lamou.

Para tersangka dikenakan Pasal 244 dan atau 245 KUHPidana dan atau Pasal 36 ayat 3 UU RI Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang.

“Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tegasnya. (**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.