BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Upaya meningkatkan kualitas mutu hasil produksi pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Tangerang Selatan mengadakan Bimbingan Teknis Gugus Kendali Mutu (GKM) bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Tangsel. Kegiatan yang diadakan selama dua hari (17-18) Mei 2017 di Hotel Pranaya BSD, diikuti oleh 40 IKM yang ada di Tangsel.

Kepala Bidang (Kabid) Industri Disperindag Kota Tangsel, H. Ferry Payacun, SE.,MH., mengatakan bahwa pelatihan kendali mutu sangat diperlukan bagi pelaku industri, khususnya makanan. Hal ini berkaitan erat dengan peningkatan daya jual.  “Dalam pelatihan ini para pelaku industri akan diberi pemahaman tentang peningkatan mutu hasil produksi. Salah satu contoh, pada industri pembuatan tempe, bagaimana tempe yang dihasilkan aman untuk di konsumsi.”

Kendali mutu hasil produksi pangan menurut Ferry, tidak hanya pada penggunaan bahan baku yang benar, tetapi juga jaminan tempat produksi yang bersih dan steril, serta para pekerja yang terlatih. “Untuk bahan baku produksi makanan, kami sudah menerapkan peraturan untuk menggunakan bahan pengawet dan MSG,” ujar Ferry.  Selain itu, hasil produksi juga harus sudah memiliki label halal, ijin produkti atau PIRT, merek dagang atau Haki, dan BPOM. Semua itu bisa didapatkan secara cuma-cuma bagi pelaku industri atau IKM Tangsel yang difasilitasi oleh Disperindag Tangsel,” jelas Ferry, yang mendatangkan pembicara dari Untirta dalam pelatihan tersebut.

 

 

Ashri

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.