BESTTANGSEL.COM, BOGOR –  Kehadiran Waroeng G’PREK 79 yang lokasinya di Jalan Pendidikan dan berjarak 20 meter dari gedung olahraga (GOR) Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, saat ini merupakan tempat alternatif yang paling cocok untuk kongkow-kongkow sambil menikmati berbagai varian menu yang disajikan.

Lokasi strategis di jalan arah Desa Cibadung tempat dimana Pondok Pesantren Az-Zikra Gunung Sindur pimpinan KH.Arifin Ilham berada itu, tentu saja selalu ramai dengan lalu lalang kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Meski begitu, kondisinya tidak sebising di jalur utama yakni jalan Pemuda Raya yang kerap dilalui kendaraan- kendaraan besar yang mengakibatkan kepulan asap debu berterbangan saat dimusim kemarau dan becek luar biasa dimusim hujan.

Dengan fasilitas 6 meja makan dan 12 kursi yang tersedia untuk para konsumen menikmati berbagai hidangan yang tersedia, atau sekedar kongkow-kongkow melepas lelah, sambil nyeruput kopi panas, Waroeng G’PREK 79 ditata secara apik dan rapi sehingga pengunjung tambah betah berada ditempat ini.

Menu utama andalan Waroeng G’PREK 79 adalah paket Chicken G’prek seharga Rp 17 ribu per porsi dan Ayam Bakar Rp18 ribu per porsi. Selain menu andalan tersebut, tersedia juga paket sayur asem Rp5 ribu. Sementara, menu lain yang disediakan di Waroeng G’prek 79 juga ada Seblak Oke, Kwetiau, Mie Tektek, Pisang keju bakar, burger, sosis bakar, roti bakar serta aneka minuman mulai dari es campur, es teh manis, jus dan kopi hangat.

Pengelola Waroeng G’PREK 79, Nurhalimah (38) sangat bersyukur bisa membuka usaha kuliner tersebut. Selama ini, dia bersama suaminya hanya berjualan kecil-kecilan dirumahnya, itu pun selalu kehabisan modal untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kerjaan apapun saya lakukan untuk membantu suami memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk pernah menjadi asisten rumah tangga yang penting halal,” kata ibu yang pernah bekerja di kantin sebuah hotel ternama itu.

Halimah menceritakan, kesulitan ekonomi yang dialami keluarganya dihadapi dengan penuh kesabaran dari tahun ke tahun. Selepas shalat dia selalu berdoa kepada Allah untuk segera membukakan pintu rezeki dalam menghadapi kesulitan ekonomi keluarganya.

” Saya ngga bisa banyak berkata dalam berdo’a, hanya air mata yang selalu keluar sebab tidak ada tempat lain untuk mengadu selain curhat sama Allah,” ujarnya.

Kehadiran Waroeng G’PREK 79 yang di launching pada, Kamis (28/03/2019) itu menurut Halimah merupakan jawaban Allah atas jeritan hatinya selama ini.

“Alhamdulilah, melalui tangan-tangan-Nya, kini Allah menunjukkan jalan usaha untuk saya dan suami yang tidak memiliki modal keuangan sama sekali. Kami dibantu total mulai dari permodalan hingga manajemen usaha yang profesional oleh sahabat suami saya,” beber ibu tiga anak ini.

Halimah berharap, usaha Waroeng G’PREK 79 menjadi titik awal kebangkitan ekonomi keluarganya. Sehingga dia bisa membiayai pendidikan anak-anaknya hingga perguruan tinggi dan memiliki masa depan yang lebih baik.

“Usaha Waroeng G’PREK 79 bagi saya merupakan jalan menuju kesejahteraan,” tutupnya.

 

Asri/rlls

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.