Ninok Leksono, Rektor UMN (Paling kanan), saat memberikan piagam penghargaan kepada  wisudawan dan wisudawati terbaik UMN.

BESTTANGSEL.COM, Tangerang -Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Gading Serpong, Tangerang Banten, terus menumbuhkan jiwa nasionalisme dan menjunjung kebhinekaan di setiap kesempatan, seperti pada Wisuda XII dengan menghadirkan Yudi Latif, Kepala Unit Kerja Presiden bagian Pemantapan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Dengan mengusung tema ‘Sarjana Unggul dan Berkebangsaan’, di wisudanya yang digelar di ICE BSD City, UMN meluluskan 669 orang sarjana,  Sabtu (2/12/2017).

Dalam orasinya, Yudi menjabarkan akan pentingnya memiliki visi dalam berkenegaraan. “Negara sudah seharusnya memiliki visi, yaitu kebahagiaan negara harus dipenuhu dengan memberikan kebebasan, keadilan, dan kemakmuran. Perbedaan bukan pangkal pertikaian. Justru perbedaan itu yang menguatkan terciptanya ekosistem yang diferensiatif dan berkesinambungan”, tuturnya.

Yudi juga berpesan kepada para wisudawan UMN untuk tidak hanya mengandalkan kepandaian, tapi juga dapat mengendalikan diri dengan kondisi riil masyarakatnya. “Universitas tidak bisa lagi menyamaratakan sumber dayanya menjadi satu kategori kecerdasan. Karena sumber daya tersebut akan menjadi sumber daya terbarukan yang akan menimbulkan inovasi yang siap bersaing di dunia internasional”, tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ninok Leksono, Rektor UMN, menekankan bahwa Pancasila adalah landasan yang harus dijadikan pegangan, panduan penting, karena Pancassila merupakan falsafah hidup berbangsa dan bernegara.

“Insan cendikia yang ideal untuk Indonesia adalah mereka yang menghayati dan mengamalkan kelima sila Pancasila. Dengan itu lah diharapkan alumni UMN tidak saja unggul dalam bidang ilmu dan profesinya, tetapi selaras dengan masyarakatnya. Ia berketuhanan, berperikemanusiaan, menjunjung persatuan, mengutamakan musyawarah, dan memperjuangkan keadilan sosial”, ungkap Ninok.

Selain itu, Ninok juga berpesan kepada alumnus UMN untuk terus menyalakan jiwa dan semangat Pancasila dalam karir dan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. “Dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, saya berharap wisudawan tidak tercerabut dari akar kebangsaannya. Sekalipun mungkin ada yang berkarir di luar negeri, dengan terus menghidupkan nilai-nilai Pancasila diharapkan wisudawan bisa terus bersemangat perikemanusiaan, persatuan, musyawarah dan berkeadilan”, harap Ninok.

Dalam Wisuda XII UMN kali ini, terpilih 7 wisudawan terbaik yang mewakili 7 Program Studi. Mereka adalah Vannia Ferdina (Teknik Informatika), Bobby Fernando (Desain Komunikasi Visual), Gabrielle Agatha (Ilmu Komunikasi), Tommy Utomo Wijaya (Sistem Informasi), Davin Valerian (Akuntansi), Rivaldy Febriansyah (Manajemen), dan William Suyanto (Sistem Komputer). Vania Ferdina, wisudawan Program Studi Teknik Informatika keluar sebagai Mahasiswi Terbaik Universitas dengan IPK mencapai 3,99.

Merupakan tradisi serta ciri khas bagi UMN untuk mengangkat tema kedaeraan dalam kegiatan wisudanya. Dalam Wisuda XII ini, UMN mengangkat adat dari daerah Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tata panggung dan seluruh dekorasi area kegiatan turut dibuat dalam nuansa daerah Rote. Tak hanya itu, UMN juga turut menampilkan tarian-tarian daerah serta lagu-lagu daerah NTT untuk menyemarakkan nuansa kedaerahan pada Wisuda XII UMN.

 

Asri

 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.