BESTTANGSEL.COM, BOGOR – Brawijaya Hospital memperkuat kerja sama dengan industri asuransi kesehatan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama BRI Life dan Manulife Indonesia. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pembiayaan dan layanan kesehatan melalui skema Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ). Penandatangan kerjasama dilakukan pada acara Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan yang digelar Kemenkes dan OJK di Novotel Bogor pada Selasa, (6/10/2026).
Kerja sama tersebut berlangsung di tengah kebijakan pemerintah yang mendorong perusahaan asuransi dan fasilitas pelayanan kesehatan membangun koordinasi yang lebih kuat. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong implementasi KAPJ agar pembiayaan layanan kesehatan menjadi lebih efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Melalui skema tersebut, Brawijaya Hospital menjadi bagian penting dalam mempertemukan kepentingan rumah sakit dengan perusahaan asuransi dalam memberikan layanan kesehatan kepada peserta atau pemegang polis.
Keterlibatan BRI Life dan Manulife Indonesia dalam kerja sama dengan Brawijaya Hospital sekaligus menunjukkan semakin pentingnya peran rumah sakit dalam implementasi kebijakan penguatan ekosistem asuransi kesehatan nasional.
Chief Commercial Officer (CCO) Brawijaya Hospital Group, drg. Hestiningsih, S.E., M.A.R.S., menyatakan dukungannya terhadap program KAPJ yang didorong pemerintah. Menurutnya, Brawijaya Hospital Group berkomitmen mendukung penuh implementasi kebijakan tersebut guna memperkuat ekosistem asuransi kesehatan nasional.
“Kami dari RS Brawijaya Group mendukung program KAPJ tersebut dan saat ini kerja sama PKS KAPJ yang sudah ditandatangani dengan asuransi BRI Life dan Manulife ke depannya akan bekerja sama dengan seluruh perusahaan asuransi yang menyelenggarakan program KAPJ tersebut,” ujar drg. Hestiningsih.
Sementara itu, Direktur Utama BRI Life, Kicky Andrie Davetra, mengatakan penguatan kerja sama antara BRI Life dan Brawijaya Hospital merupakan bagian dari upaya membangun industri kesehatan yang lebih solid.
Hal tersebut disampaikan Kicky saat hadir dalam agenda Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan melalui Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ) yang digelar OJK bersama Kemenkes.
“Agenda hari ini yang ditekankan sama BRI Life, yang jelas hari ini di tengah rapat koordinasi Komite Kebijakan Sektor Kesehatan ada satu inisiatif yang memang menjadi bagian dari program pemerintah juga untuk membangun industri kesehatan yang lebih solid, yang lebih kokoh,” ujar Kicky.
Menurut Kicky, KAPJ menjadi salah satu langkah untuk memperkuat hubungan antara perusahaan asuransi, rumah sakit, BPJS Kesehatan, dan pemerintah.
“Memang ada KAPJ ya, penandatanganan kerja sama antara pihak asuransi, kemudian juga dari pihak rumah sakit dan juga BPJS Kesehatan, berkali-kali terkait dengan penguatan sistem kesehatan di Indonesia,” katanya.
Ia menilai kerja sama antara perusahaan asuransi dan rumah sakit pada akhirnya harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam bentuk layanan kesehatan yang lebih mudah dan efisien.
“Dengan adanya penandatanganan hari ini tentunya harapannya bahwa masyarakat ke depan akan mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik dan efisien,” ujarnya.
Menurutnya, Brawijaya Hospital menjadi salah satu mitra yang memiliki hubungan baik dengan BRI Group.
“Dan memang salah satunya adalah di rumah sakit Brawijaya. Bagi BRI sendiri kebetulan kami dari BRI Life kan bagian dari asuransi, bagian dari BRI Group, tentunya juga hubungan dengan Brawijaya sangat baik,” ujarnya.
Dengan adanya PKS tersebut, Kicky berharap sinergi antara BRI Life dan Brawijaya Hospital semakin kuat dan mampu memberikan manfaat kepada pengguna layanan dari kedua pihak.
“Harapannya dengan adanya penandatanganan kerja sama hari ini bisa semakin menguatkan lagi sinergi antara BRI Life dan juga Brawijaya khususnya adalah memberikan layanan kesehatan kepada baik nasabah BRI Life, kemudian nasabahnya BRI maupun juga nasabahnya atau customer-nya dari Brawijaya sendiri,” katanya.
Bukan Hanya Pengobatan
Kicky melihat kerja sama antara BRI Life dan Brawijaya Hospital memiliki ruang pengembangan yang cukup luas. Kolaborasi tidak hanya diarahkan untuk memberikan kemudahan kepada peserta asuransi ketika membutuhkan pengobatan, tetapi juga dapat mencakup layanan kesehatan preventif.
“Ya tentunya banyak hal yang sebenarnya saya pikir layanan-layanan khusus yang mungkin juga kita bisa tingkatkan, termasuk juga mungkin ada beberapa program-program pengecekan kesehatan yang rutin,” ujarnya.
Dengan demikian, kerja sama rumah sakit dan perusahaan asuransi dapat diarahkan pada pendekatan kesehatan yang lebih menyeluruh, mulai dari pencegahan, pemeriksaan kesehatan, hingga pengobatan.
Kicky juga melihat adanya peluang sinergi lebih lanjut seiring dengan rencana pengembangan fasilitas Brawijaya Hospital.
“Dan tentunya juga mungkin bisa kita kerja sama, kayak saya dengarkan ada pengembangan tower baru, ada perluasan rumah sakit, fasilitas. Tentunya kami sebagai BRI Group juga bukan hanya men-support dari sisi asuransinya, tapi juga mungkin bisa ke arah pembiayaan dan lain sebagainya,” tuturnya.
Manulife Turut Gandeng Brawijaya Hospital
Selain BRI Life, Brawijaya Hospital juga memperkuat kerja sama dengan Manulife Indonesia melalui PKS sebagai bagian dari penguatan hubungan antara perusahaan asuransi dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Kolaborasi dengan dua perusahaan asuransi tersebut memperlihatkan posisi Brawijaya Hospital sebagai salah satu mitra fasilitas kesehatan dalam pengembangan ekosistem layanan berbasis asuransi.
Kerja sama semacam ini juga menjadi penting karena pemerintah mendorong adanya koordinasi yang lebih terstruktur antara perusahaan asuransi dan rumah sakit. OJK menyebut implementasi KAPJ diarahkan untuk mendorong standardisasi sistem, mempercepat proses administrasi, serta mengoptimalkan manfaat jaminan kesehatan yang diterima peserta.
Kemenkes juga menempatkan penguatan kerja sama antara perusahaan asuransi dan fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari transformasi sistem pembiayaan kesehatan. Pemerintah menginginkan pembiayaan kesehatan dapat dilakukan secara lebih efisien dengan hasil layanan yang tetap optimal dan ekosistem yang berkelanjutan.
Implementasi Mandat Penguatan KAPJ
Penguatan kerja sama Brawijaya Hospital dengan BRI Life dan Manulife Indonesia tidak terlepas dari kebijakan pemerintah dalam memperkuat KAPJ.
OJK melalui POJK Nomor 36 Tahun 2025 tentang Penguatan Ekosistem Asuransi Kesehatan mengatur sejumlah aspek, termasuk koordinasi antarpenyelenggara jaminan serta kewajiban perusahaan asuransi untuk memperkuat kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan, BPJS Kesehatan dan penyelenggara jaminan lainnya.
Sementara itu, Kemenkes menjelaskan bahwa implementasi kebijakan KAPJ membutuhkan koordinasi dan penyusunan PKS antara asuransi kesehatan tambahan dengan rumah sakit maupun BPJS Kesehatan. Dengan demikian, PKS antara perusahaan asuransi dan rumah sakit menjadi salah satu instrumen penting untuk menerjemahkan kebijakan tersebut ke dalam layanan di lapangan.
Kemenkes juga menandai penguatan ekosistem tersebut melalui penandatanganan PKS antara perusahaan asuransi dan jaringan atau fasilitas rumah sakit. BRI Life dan Manulife Indonesia termasuk perusahaan asuransi yang terlibat dalam agenda penguatan ekosistem tersebut.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, transformasi pembiayaan kesehatan diarahkan agar masyarakat memperoleh layanan kesehatan dengan biaya yang semakin efisien, sementara ekosistem pembiayaan tetap dapat berjalan secara berkelanjutan.
Menurutnya, dengan adanya kerja sama antara pemangku kepentingan bidang kesehatan, implementasi penguatan ekosistem asuransi kesehatan diharapkan tidak berhenti pada hubungan administratif antara rumah sakit dan perusahaan asuransi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperlancar akses peserta terhadap layanan kesehatan, meningkatkan efisiensi proses pelayanan dan pembiayaan, serta memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat. (red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.