BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan-Tim Bareskrim Polri menggerebek tempat karaoke Venesia, Kota Tangerang Selatan pada Rabu (19/8). Di tempat hiburan ini adanya dugaan kuat tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Abdul Hamim Jauzie – Ketua Pengurus LBH Keadilan Tangsel.

“Dugaan TPPO tersebut bukti nyata Pemkot Tangerang Selatan tidak becus bekerja. Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) dan P2TP2A sebagai UPTD dinas tersebut hanya disibukkan dengan acara-cara ceremoni yang jauh dari substansi,” ujar Hamim.

“DPMP3AKB bersama Satpol PP semestinya bisa menjangkau tempat-tempat yang disinyalir banyak terjadi TPPO seperti Venesia itu,” imbuhnya.

Hamim menegaskan, “Mabes Polri harus mengusut tuntas dugaan TPPO tersebut. Mulai dari perekrutan, pengiriman, pemindahan, penampungan, atau penerimaan. Seret juga pihak-pihak lain yang terlibat. Kami meyakini ada pihak-pihak yang menjadi backing praktik TPPO.”

“Pemandu Lagu/ LC yang ditangkap hanyalah korban. Sehingga Mabes Polri harus segera melepaskannya. Foto dan Video saat penangkapan juga tidak semestinya terpublikasi,” kata Hamim lagi.

Dia menjamin keamanan, LPSK juga dapat secara aktif menjemput bola untuk melindungi korban. LPSK bisa segera berkoordinasi dengan Kepolisian.

“Pemkot Tangerang Selatan harus mengantisipasi TPPO di tempat-tempat hiburan lainnya,” ucapnya menambahkan.

Terakhir, Hamim menyatakan bahwa LBH Keadilan membuka diri untuk mendampingi korban. “Kami siap mendampingi korban hingga sampai proses di persidangan secara cuma-cuma.” tutupnya.

Abdul Hamim Jauzie – Ketua Pengurus LBH Keadilan (08111463462)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.