(kiri ke kanan) : dr uli asri sihotang-panitia acara, Dr. dr. Wahyuni Dian P., Sp.EM- Hospital Director, dr. Peter Rusli- Medical Director, Cardina Adiputra-Marketing Head, Siloam Hospitals Mampang.

BESTTANGSEL.COM, JAKARTA — Di balik langkah cepat perempuan modern yang lincah menapaki tangga karier, rumah tangga, hingga lintasan olahraga, ada “bisikan halus” dari tubuh yang kerap diabaikan: nyeri lutut. Bukan sekadar pegal biasa, keluhan ini justru bisa menjadi alarm awal gangguan serius pada tulang dan sendi.

Pesan inilah yang diangkat Siloam Hospitals Mampang dalam gelaran Sixnergy 6 Years of Growing Stronger, Together pada Jumat (24/4/2026). Mengambil momentum Hari Kartini dan Hari Perawat, acara ini menggeser fokus dari sekadar perayaan menjadi gerakan kesadaran kesehatan perempuan.

Alih-alih hanya menyoroti angka atau data medis, pendekatan yang diusung justru membedah realitas sehari-hari: perempuan yang terus bergerak, sering kali lupa mendengarkan tubuhnya sendiri.

“Keluhan seperti nyeri lutut saat naik tangga atau rasa tidak nyaman saat berolahraga sering dianggap wajar. Padahal, itu bisa menjadi tanda awal gangguan muskuloskeletal,” ujar dr. I Made Yudi Mahardika, Sp.OT.

Secara medis, perempuan memang memiliki “arsitektur tubuh” yang unik. Faktor hormonal seperti estrogen, struktur panggul, hingga pola gerak membuat mereka lebih rentan terhadap cedera ligamen dan osteoporosis. Kombinasi ini ibarat fondasi rumah yang tampak kokoh, namun bisa retak perlahan tanpa disadari.

Menariknya, edukasi yang dihadirkan tidak dikemas dalam format kaku. Pengunjung diajak berinteraksi melalui booth kesehatan, konsultasi ringan, hingga permainan edukatif yang terasa lebih seperti festival daripada seminar medis. Di sana, informasi mengalir santai, namun tetap berbobot.

Pendekatan ini menjadi cara baru menjembatani jarak antara dunia medis dan masyarakat. Tidak lagi menunggu sakit datang, tetapi mengajak publik mengenali sinyal tubuh sejak dini.

Selain edukasi, acara ini juga merangkul komunitas melalui kehadiran UMKM dan berbagai aktivitas hiburan. Bahkan, kehadiran atlet basket seperti Reza Guntara dan Russel Nyoo memberi sentuhan inspiratif tentang pentingnya menjaga tubuh dengan cara yang tepat.

Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun, Sixnergy menjadi ruang refleksi: bahwa kesehatan perempuan bukan hanya soal mengobati, tetapi memahami, merawat, dan menghargai tubuh sendiri sejak dini. (Red/*)

Leave a Reply