BESTTANGSEL.COM, TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) segera melakukan penataan Jalan Rawa Buntu, Serpong, dengan membangun median atau jalur pemisah jalan. Dalam rencana tersebut, akan disediakan dua titik putaran arah atau u-turn bagi kendaraan dari arah berlawanan.
Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangsel, Ahmad Fatulloh, mengatakan penataan dilakukan untuk meningkatkan ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kami akan melaksanakan penataan di Jalan Rawa Buntu melalui pembangunan jalur pemisah,” ungkap Fatulloh, Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan desain yang telah disiapkan, median jalan tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 273 meter dengan lebar yang bervariasi hingga 4 meter.
Sementara itu, dua titik u-turn akan ditempatkan di lokasi yang dinilai strategis. Titik pertama berada tepat di seberang SPBU Pertamina atau Rumah Makan Payakumbuh dengan lebar 35 meter. Sedangkan titik kedua berada di depan Bank Mandiri dengan lebar 25 meter.
“Penataan ini kami lakukan karena Jalan Rawa Buntu merupakan ruas jalan strategis yang menghubungkan kawasan permukiman, komersial, dan akses menuju stasiun,” katanya.
Fatulloh menyebut volume kendaraan di Jalan Rawa Buntu cukup tinggi setiap harinya, terutama pada jam-jam sibuk. Kondisi tersebut diperparah dengan masih adanya kendaraan yang melakukan putar arah secara sembarangan.
Menurutnya, perilaku tersebut menjadi salah satu pemicu kemacetan sekaligus meningkatkan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Meski demikian, rencana pembangunan median sepanjang 273 meter tersebut belum sepenuhnya final. Pemkot Tangsel masih menunggu hasil uji coba dan kajian analisis dampak lalu lintas yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Tangsel.
“Kami masih menunggu hasil uji coba serta kajian analisis dampak lalu lintas yang dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Tangsel,” jelasnya.
Fatulloh menegaskan, penataan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel untuk meningkatkan ketertiban, kelancaran, dan keselamatan lalu lintas di Jalan Rawa Buntu.
Saat proses konstruksi berlangsung, rekayasa lalu lintas juga akan diberlakukan. Salah satunya berupa pengalihan jalur kanan karena adanya penyempitan sebagian ruas jalan selama pekerjaan berlangsung.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, sejumlah rambu lalu lintas akan dipasang di sekitar lokasi proyek. Petugas pengendalian operasional juga disiagakan untuk membantu mengatur kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan. Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar dampaknya dapat diminimalkan, terutama pada jam-jam sibuk,” pungkas Fatulloh. (Red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.