Chief Commercial Officer Brawijaya Healthcare Group, drg. Hestiningsih, S.E., M.A.R.S. (kanan), menerima penghargaan The Best Service Provider dari management BRI Life, (2/6).

BESTTANGSEL.COM, Jakarta– Penghargaan sebagai The Best Service Provider dari BRI Life menjadi bukti komitmen Brawijaya Hospital Group dalam menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Komitmen tersebut kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan program wellness dan edukasi kesehatan bagi nasabah BRI Life di Hotel Aston Kuningan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan ini menghadirkan para dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu untuk memberikan pemahaman mengenai perkembangan teknologi medis, pentingnya deteksi dini penyakit, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan masyarakat guna menjaga kualitas hidup.

Acara berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan seputar kesehatan, mulai dari penyakit jantung, kesehatan perempuan, bedah saraf, hingga kesehatan tulang dan sendi, menjadi topik yang banyak dibahas dalam sesi diskusi.

Dalam kegiatan tersebut, Brawijaya Hospital menghadirkan lima dokter spesialis sebagai narasumber, yaitu Dr. dr. Ismail Dilawar, Sp.BTKV, Subsp.JD.(K), MARS, Dokter Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular Dewasa; Dr. dr. M. Yamin, Sp.JP(K), Sp.PD, FACC, FSCAI, FAPHRS, FHRS, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi Jantung dan Aritmia; dr. Med. Firman Santoso, Sp.OG, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi; dr. Sayyid Abdil Hakam Perkasa, Sp.BS, Dokter Spesialis Bedah Saraf; serta dr. Zarkasyi Arimuqti, Sp.OT, Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi.

Salah satu materi yang menarik perhatian peserta disampaikan oleh Dr. Ismail Dilawar mengenai Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) atau operasi jantung minimal invasif. Menurutnya, perkembangan teknologi bedah jantung saat ini memungkinkan tindakan dilakukan dengan sayatan yang lebih kecil sehingga memberikan kenyamanan lebih bagi pasien.

Dr. dr. Ismail Dilawar, Sp.BTKV, Subsp.JD.(K), MARS, Dokter Spesialis Bedah Toraks dan Kardiovaskular Dewasa, Brawijaya Hospital. 

“Melalui teknik minimal invasif, pasien dapat pulih lebih cepat, risiko infeksi lebih rendah, masa rawat lebih singkat, serta dapat kembali beraktivitas lebih cepat. Dari sisi kosmetik juga lebih baik karena bekas luka jauh lebih minimal,” ujar Dr. Ismail.

Ia menjelaskan, metode tersebut dapat diterapkan pada berbagai kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia, dengan mempertimbangkan kondisi medis pasien dan melalui keputusan tim dokter secara komprehensif.

Vice President BRI Life Anna Novi Handayani mengatakan, kolaborasi edukasi kesehatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan nilai tambah bagi para nasabah, tidak hanya dalam bentuk perlindungan finansial, tetapi juga peningkatan kesadaran terhadap kesehatan.

“Kami ingin peserta memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui pemahaman kesehatan yang benar. Edukasi seperti ini menjadi salah satu bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan para nasabah,” kata Anna.

Vice President BRI Life Anna Novi Handayani (kiri), memberikan plakat kepada Dr. dr. M. Yamin, Sp.JP(K), Sp.PD, FACC, FSCAI, FAPHRS, FHRS, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Brawijaya Hospital. 

Menurutnya, Brawijaya Hospital dipilih sebagai mitra karena konsistensinya dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan mendapatkan apresiasi positif dari para nasabah BRI Life. Penghargaan The Best Service Provider yang diberikan BRI Life menjadi salah satu indikator keberhasilan rumah sakit tersebut dalam menjaga standar pelayanan.

Sementara itu, Chief Commercial Officer Brawijaya Healthcare Group, drg. Hestiningsih, S.E., M.A.R.S., menjelaskan bahwa saat ini Brawijaya telah memiliki enam rumah sakit yang tersebar di Jakarta, Depok, dan Tangerang.

Ia menyebutkan, setiap rumah sakit memiliki layanan unggulan yang terus dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat. Brawijaya Hospital Antasari dikenal sebagai rumah sakit ibu dan anak dengan layanan pediatri yang komprehensif, Brawijaya Hospital Saharjo menghadirkan layanan kesehatan yang lengkap, sedangkan Brawijaya Hospital TMII fokus mengembangkan layanan neurosciences dan bedah saraf.

Melalui penghargaan yang diraih serta berbagai program edukasi yang terus dilakukan, Brawijaya Hospital menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan dan memanfaatkan layanan medis modern untuk meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan. (Red/*)

Leave a Reply