BESTTANGSEL.COM, TANGERANG SELATAN – Di tengah pandemi COVID-19, pengurus Yayasan Sahabat Yatim (Sayat) terus memberikan kebahagiaan kepada anak-anak yatim di Kampung Ciater, Keluarahan Mekar Jaya, Tangerang Selatan, Jumat, (8/5/2020).

Kebahagiaan tersebut diungkapkan dengan mengadakan buka bersama sekaligus solat berjamaah kepada puluhan anak-anak yatim, serta memberikan uang tunai.

Pimpinan Sahabat Yatim Bambang Hermawanto Mursalin mengungkapkan, pihaknya sangat berbahagia dengan diadakannya buka bersama dengan puluhan anak-anak yatim.

“Kegiatan ini kita adakan seminggu sekali, walaupun saat ini kita juga sedang mengalami kondisi sulit yaitu masa pandemi covid-19,” katanya.

Ia menambahkan, dengan kegiatan seperti ini tak luput juga mematuhi aturan yang berlaku saat masa pandemi yaitu Penerapan Sosial Berskala Besar (PSBB) serta memeriksa kondisi anak-anak yatim tersebut.

“Kita juga memeriksa kesehatan adik-adik kita, salah satunya dengan menggunakan termometer inflared dan penggunaan alat kesehatan berupa masker dll,” ucapnya.

Setidaknya terdapat 80 anak yatim yang diberikan santunan pada hari kelima belas puasa Ramadan oleh yayasan Sahabat Yatim di kawasan Mekar Jaya, Tangsel.

Disisi lain, humas yayasan Sahabat Yatim, Andreana Buali juga menjelaskan, kegiatan sosial ini sengaja dilakukan untuk meringankan beban anak-anak yatim di tengah wabah virus corona.

Semua peserta yang hadir dalam acara itu diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan, seperti menggunakan masker yang disediakan panitia, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Alhamdulillah, meski dalam kondisi darurat COVID-19 kami berupaya keras untuk membahagiakan anak-anak yatim. Dengan kegiatan ini, minimal bisa meringankan beban mereka,” ungkap Andre yang akrab disapa Ali.

Ia menjelaskan, santunan tersebut diperoleh dari para dermawan yang peduli terhadap nasib anak-anak kurang beruntung dalam segi ekonomi.

“Kami juga berharap agar pemerintah daerah juga turut membantu anak-anak yatim disaat kondisi seperti ini, jangan dibeda-bedakan. Perhatikan juga masalah pendidikan dan kesehatannya,” pungkas Ali. (bar)

Leave a Reply