BESTTANGSEL.COM, CIPUTAT– Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, semangat kebersamaan warga RW 10 Kelurahan Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, justru menjadi kekuatan utama yang mengantarkan Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) mereka melaju ke ajang Lomba Poskamling Tingkat Nasional sebagai wakil Polda Metro Jaya.

Keberhasilan tersebut bukan semata soal fasilitas atau teknologi canggih, melainkan hasil kerja bersama puluhan warga yang selama ini menjaga lingkungan dengan penuh kepedulian. Mulai dari ronda malam, kegiatan sosial, hingga menciptakan inovasi yang memudahkan pelayanan kepada masyarakat, semuanya lahir dari semangat gotong royong yang tumbuh di lingkungan RW 10.

Ketua RW 10 Cipayung, Mulyadi Widodo, mengatakan capaian ini merupakan buah dari keterlibatan aktif warga yang selama bertahun-tahun membangun budaya saling menjaga dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Ini bukan keberhasilan pengurus atau petugas keamanan saja. Ini adalah keberhasilan seluruh warga yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat mereka tinggal,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Kepedulian tersebut bahkan melahirkan sebuah inovasi digital bernama Ten-C/ posTen-Centre (Terhubung, Terintegrasi, Terpelihara). Aplikasi yang dikembangkan secara swadaya oleh warga itu hadir untuk mempermudah koordinasi dan pelayanan di lingkungan RW 10.

Namun di balik teknologi yang digunakan, terdapat cerita tentang warga yang rela meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi tetangga serta keluarganya.

Melalui aplikasi tersebut, warga dapat melaporkan kondisi darurat, menyampaikan aspirasi, hingga memperoleh informasi lingkungan secara cepat. Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti oleh petugas dan pengurus lingkungan dengan dukungan masyarakat sekitar.

Bagi warga RW 10, keamanan bukan hanya soal mencegah tindak kriminalitas. Keamanan juga berarti memastikan tetangga yang membutuhkan pertolongan dapat segera dibantu, memastikan lansia mendapatkan perhatian, hingga menjaga hubungan sosial tetap terjalin erat di tengah kehidupan perkotaan yang semakin individual.

Kapolsek Ciputat, Bambang Askar Sodiq, menilai kekuatan terbesar Poskamling RW 10 justru terletak pada partisipasi masyarakat yang sangat tinggi. Menurutnya, teknologi yang digunakan hanya menjadi alat pendukung, sementara jiwa utama Poskamling tetap berada pada kebersamaan warganya.

“Yang paling terasa adalah keterlibatan masyarakatnya. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing,” katanya.

Semangat kebersamaan itu terlihat dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pengurus RT, RW, tokoh masyarakat, hingga pemerintah kelurahan dan kecamatan yang bersama-sama mempersiapkan Poskamling RW 10 menghadapi penilaian tingkat nasional.

Kini, harapan besar pun mengiringi langkah Poskamling RW 10 menuju kompetisi nasional. Bukan sekadar mengejar gelar juara, tetapi membawa pesan bahwa keamanan lingkungan dapat dibangun dari kepedulian, gotong royong, dan rasa memiliki yang kuat di antara sesama warga.

Dari sebuah sudut perumahan di Cipayung, kisah tentang kebersamaan itu kini bersiap menginspirasi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. (red/*)

Leave a Reply