BESTTANGSEL.COM, SERPONG- Forum UMKM Tangsel melaksanakan Sertifikasi Kompetensi BNSP Pengelolaan UMKM di salah satu resto di Serpong Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (10/4-2021).

Hadir dakam kegiatan ini plt. Sekda Tangsel Bambang Noerjahjo, Direktur LSP UMKM Dan Wirausaha M. Ilham Rendusara, S.Sos, Ketua Forum UMKM Tangsel ibu Nancy serta para pelaku UKM dari Kota Tangsel sebagai peserta.

Pelaksanaan sertifikasi uji kompetensi bagi UMKM secara mandiri yang dilaksanakan ini tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum memasuki ruangan, para pelaku UMKM harus cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, pengukuran suhu tubuh dan, memakai masker serta, jaga jarak.

Ketua Forum UMKM Tangsel, Nancy bersyukur, karena di tengah pandemi COVID-19 seperti ini para pelaku UMKM masih semangat mengikuti kegiatan sertifikasi uji kompetensi.

“Dimana sertifikasi UMKM tersebut yang awalnya direncanakan beberapa kali pertemuan, namun karena adanya pandemi COVID-19 maka kegiatan ini baru terlaksana. Uji kompetensi sebagai kegiatan tetap terlaksana dengan biaya mandiri tidak dibiayai pemerintah,” katanya.

Menurut Nacy, pelaksanaan uji kompetensi ini dimaksudkan untuk membantu para pelaku UMKM untuk mendapatkan pengakuan kompeten atas produk yang ditekuni, baik di bidang produksi maupun pemasaran.

“Tujuannya supaya jumlah UMKM di Kota Tangerang Selatan yang bersertifikasi akan meningkat sehingga nantinya bisa menjadi UMKM naik kelas dan unggulan Kota Tangsel,” ujar Nancy selaku Ketua Forum UMKM Tangsel.

Sementara itu, Plt. Sekda Tangsel Bambang Noerjahjo yang hadir untuk membuka acara tersebut mengatakan ini adalah kegiatan dalam meningkatkan kapability person dari UMKM.

“Ini bagian dari upaya dalam meningkat kan kapabilitas person, personya adalah Forum UMKM Tangsel sudah bekerjasama dengan lembaga sertifikasi BNSP,” katanya saat ditemui awak media.

Bambang berharap sertifikasi ini standar yang nantinya bisa dipakai sebagai dasar Kompetensi kapability masing-masing UMKM.

“Agar kita bisa lihat program apa saja untuk standar kompetensinya,” ujarnya.

Sedangkan Direktur LSP UMKM dan Wirausaha, M. Ilham Rendusara, S.Sos mengatakan bahwa hari ini diadakan skema pengelolaan UMKM yang diikuti 40 peserta.

“Kami dari LSP BNSP membuat skema pengelolaan UKM agar para UKM paham apa yang dimaksud pengelolaan UKM, seperti apa pengelolaan UKM,” ujarnya.

M. Ilham juga menjelaskan pengelolaan UKM yang mempunyai standar usaha yang lebih ke manajerial dan pengelolaan keuangan seperti apa, pemasaran yang harus baik.

“Pentingnya untuk pengembangan usaha tersebut, mereka pasti akan sukses, menjadikan produk UKM kompeten,” jelasnya.

Ia berharap dengan selesainya uji kompetensi yang dilaksanakan ini dapat ditindaklanjuti lebih banyak lagi peserta melalui kegiatan inkubasi.

“Nantinya dapat bekerjasama dengan Forum UMKM Tangsel melalui ibu Nancy,” pungkasnya. (*/Isone)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.