BESTTANGSEL.COM, TANGERANG– Dalam rangka menuju masa depan energi terbarukan integrasi jaringan (integration grid) yang berarti menata ulang pengoperasian dan perencanaan ketenagalistrikan yang andal, hemat biasa, efisiean dengan generator energi yang lebih bersih, sangat diperlukan. Oleh karena itu, dalam gelaran Hari Listrik Nasional ke-78 & Enlit Asia 2023, topik penting “Strengthening Capabilities of The Future Grid” diangkat menjadi tema sentral di hari ke-2 penyelenggaraan event internasional ini.

Hari Listrik Nasional ke-78 – Enlit Asia 2023 menggelar beberapa agenda dalam bentuk seminar/forum yang terdiri dari CEO Dialoque, Power Grid Track, Power Generation Track dan Hydrogen & Ammonia Symposium. Di hari ke-2 ini, Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia dan Director of Transmission and System Planning, Bapak Evy Haryadi, memberikan pengantar bagi simposium dengan topik “Strengthening Capabilities of The Future Grid”.

Dalam tema tersebut terdapat beberapa panel diskusi dengan judul :

1. Panel: Grid Modernization Paving The Way Towards A More Flexible, Resilient And Efficient System;

2. Presentation: Accelerating Renewable Energy Access in Indonesia. Sesi ini menghadirkan para pemimpin di industry energi yang membagikan strategi dalam membentuk ketahanan dan keberlangsungan sektor energi Indonesia di masa depan, termasuk didalamnya inovasi, dan kebijakan yang mempercepat akses terhadap energi bersih;

3. Panel: RE integration: Preparing ASEAN grids for Renewable Energy Integration;

4. Panel: Smarter, Faster, More Efficient: How Next-Generation Control Systems are Overcoming Complexities in Grid Optimization;
dan lainnya.

Topik ke-2 mengenai “Roadmap Toward a Decarbonised Future” disampaikan oleh Pieter Hokkeling dari Wartsila Energy sebagai pembuka berbagai topik berikutnya seperti:

1. Panel: Achieving Decarbonised Power Systems Across ASEAN;
Panel: Hybrid Power Generation: Maximising Synergies Between Renewables and Conventional Sources. Salah satu pembicara dalam panel ini adalah President Director PT PLN Energi Primer Indonesia, Iwan Agung Firstantara;

2. Panel: Leapfrogging to NZE: Accessing ASEAN Readiness to Retrofit or Early Retire Coal Fleets; dan lainnya.

Pada hari ini juga mengangkat simposium bertema khusus, Hydrogen & Ammonia. Dalam simposium ini, beberapa topik yang diangkat adalah:
1. Regional Hydrogen Outlook – Roadmaps, Strategy and Directions Towards Energy Independence;

2. Panel: Realising ASEAN Hydrogen & Ammonia Economy: Key steps and consideration;

3. Panel: Co-firing Ammonia (and Hydrogen) in Fuelling The Future: Latest Updates and Upcoming Development;
dan lainnya.

Beberapa narasumber ternama dan berpengaruh di industri yang telah mengonfirmasi kehadiran dalam Hari Listrik Nasional ke-78 – Enlit Asia 2023 ini antara lain: Darmawan Prasojo, President Director dari PT PLN, Chairani Rachmatullah President Director dari PT PLN Engineering, Edwin Nugraha Putra, President Director dari PT PLN Indonesia Power, Iwan Agung Firstantara, President Director dari PT PLN EPI, Ruly Firmansyah, President Director dari PT PLN Nusantara Power dan banyak lainnya.

Sedangkan beberapa pembicara dari luar negeri yang juga akan hadir antara lain: Dato Baharin Bin Din, President & CEO dari TNB, Jimmy Khoo, CEO dari SP PowerGrid Limited, Somruedee Chaimongkol, CEO dari Banpu
Toshiro Kudama, CEO dari JERA Asia
Celso Caballero, President & COO dari AP Thermal BU- Luzon, Aboitiz Power
Dr Fernando Martin Y Roxas, President & CEO, National Power Corporation dari Philippines dan lainnya.

Hari Listrik Nasional ke-78 – Enlit Asia 2023 hadir untuk memberikan update teknologi dan inovasi terbaru di industri energi dan kelistrikan dalam rangka mendorong transisi energi tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di seluruh ASEAN. Setiap tahun, Enlit Asia juga mendorong kolaborasi yang lebih besar di seluruh industri dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan di sektor energi ASEAN, mulai dari pembuat kebijakan dan regulator hingga penyedia teknologi hingga konsumen dalam satu wadah.

Salah satu bentuk kolaborasi dalam industri energi juga ditandai dengan penandatangan kerja sama yang berlangsung di hari ke-2 oleh China Energy Engineering Group Equipment Co., Ltd (CEEC) dalam 2 nota kesepahaman yaitu:

MoU 1 mengenai Silica Mining Project, yang ditandatangani oleh: CEEC (Shangai) System Engineering Co., Ltd & AD Capital

MoU 2 mengenai Strategic Cooperation Agreement, yang ditandatangani oleh:
CEEC (Shangai) System Engineering Co., Ltd & The Chinese Association Indonesian Association.

Dalam sambutan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia pada acara pembukaan Hari Listrik Nasional ke-78 – Enlit Asia 2023 yang dibacakan oleh Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bapak Jisman Hutajulu disampaikan bahwa Kebutuhan tenaga listrik tahun 2024-2060 diperkirakan akan tumbuh rata-rata dikisaran 3,6 sampai 4,2% per tahun. Proyeksi kebutuhan tenaga listrik tersebut akan menentukan besaran kebutuhan tambahan pembangkit dan infrastruktur penyediaan tenaga listrik lainnya serta besaran emisi CO2. Penyelenggaraan seminar dan pameran ini, merupakan wujud dari semangat bersinergi dan dedikasi untuk keberhasilan transformasi sektor ketenagalistrikan mencapai target transisi energi menuju NZE.

Event Director, Energy Portfolio Clarion Events Asia, Simon Hoare mengatakan, “Hari Listrik Nasional ke-78 Enlit Asia 2023 merupakan kesempatan terbaik bagi para ekshibitor untuk melakukan networking, mempertunjukkan perkembangan terbaru di bidang energi, dan mencari solusi inovatif guna menjawab tantangan transisi energi pasca pandemi. Ada lebih dari 200 pembicara akan terlibat dalam berbagai rangkaian kegiatan acara, mulai dari KTT yang berfokus pada strategi, hingga konten teknis yang dapat diakses secara gratis di lantai pameran. Kami juga berharap melalui forum Hari Listrik Nasional ke-78 Enlit Asia 2023 bisa menjadi salah satu upaya untuk menyatukan komitmen antar berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung transisi energi di Indonesia dan kawasan ASEAN. Sebagai ajang pertemuan terbesar industri energi dan kelistrikan ini, kami menargetkan lebih dari 12.000 pengunjung yang hadir selama tiga hari mulai dari 14 hingga 16 November 2023.” (red/rlls)

Leave a Reply