BESTTANGSEL.COM, Jakarta – Aktivitas pelayanan yang berorientasi pada pasien (patient-centric) merupakan komitmen seluruh unit jaringan Siloam Hospitals. Ini diwujudkan dengan melakukan kunjungan dan memberi pasien rawat inap paket manis di hari raya, seperti paket kurma di Ramadan dan Idul Fitri 1438 H.

Ditemani beberapa orang awak media tim managemen Siloam Hospitals TB Simatupang Jakarta Selatan, Jumat 23 Juni 2017, mengunjungi dua orang pasien rawat inap. NS Pita dan Syawal, pasien penderita kanker yang sudah beberapa hari ini menjalani perawatan di Siloam Hospitals TB Simatupang.

Sambil berbaring pasien-pasien yang dikunjungi menyambut dengan gembira kedatangan para dokter Siloam Hospitals TB Simatupang. Mereka bahkan sempat berbincang dan bersenda gurau, sejenak melupakan penyakitnya. Jelas sekali pasien tampak terhibur, apalagi semua yang berkunjung turut mendo’akan agar pasien lekas diberikan kesembuhan.

Menurut Dokter Anastasia Hermawan, Marcom Manager Siloam Hospitals TB Simatupang, aksi simpatik bagi-bagi bingkisan kurma tersebut dilakukan sebagai komitmen dan perhatian dari jajaran manajemen kepada pasien. Hal serupa juga dilakukan di rumah sakit lainnya di bawah Siloam Hospitals Group.

“Seluruh unit Siloam ada program Customer Center Initiative (CCI), jadi setiap event-event nasional kita adakan kegiatan untuk menyentuh pasien-pasien, seperti misalnya saat ini kan berkenaan dengan Ramadan,” ungkap Anastasia.

Bagi-bagi bingkisan kurma juga dilakukan ke setiap pasien pada awal puasa disertai ucapan selamat menunaikan ibadah puasa. Sementara Ikut merayakan lebaran, Idul Fitri karena itu moment penting bagi masyarakat.

“Jadi kita pun ikut merayakan dengan cara membagikan kurma dan juga kartu lebaran kepada pasien-pasien,” tambah Anastasia bangga karena ternyata sambutan pasien sangat positif.

Dengan sentuhan seperti ini, tentunya pasien, katanya, lebih nyaman. Pasien menjadi lebih senang, secara psikologis tersupport dan mereka juga tahu bahwa Siloam itu bukan hanya menangani secara medis saja, tetapi juga disupport dengan cara memberikan semangat (spiritual).

“Kalo pasien semangat, positif thingking tentunya mereka akan cepat pulih. Pada akhirnya tentunya cepat sembuh dan bisa cepat kembali ke keluarga,” pungkas Anastasia.

 

Ashri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.