(Ki-Ka): Direktur Keuangan, SDM dan Umum Jamkrindo Syariah Endang Sri Winarni, Plt Direktur Utama Jamkrindo Syariah Gatot Suprabawa, Kepala Divisi Bisnis Jamkrindo Syariah Ari Perdana Gandhi.

BESTTANGSEL.COM, JAKARTA – Sepanjang tahun 2018, PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamsyar) dinilai berhasil dengan kinerja yang memuaskan, baik dari kinerja penjaminan maupun keuangan perusahaan. Jamsyar sukses meraih laba sebesar 21,54 miliar atau 116,24% dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2018.

Dari sisi penjaminan, sampai dengan akhir tahun 2018 tercatat nilai penjaminan Jamsyar sebesar Rp 21,15 triliun. Atas penjaminan tersebut, Imbal Jasa Kafalah (IJK) yang diterima oleh Jamsyar pun sebesar Rp 292,74 miliar.

Inovasi produk penjaminan, penambahan jaringan layanan, serta penerapan sistem digitalisasi untuk proses bisnis dan kegiatan pendukung di perusahaan, merupakan kunci keberhasilan Jamsyar.

“Selain itu, Jamsyar dinilai berhasil melakukan penguatan human capital baik dari sisi kualitas maupun kuantitas dan penyempurnaan sistem manajemen human capital untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan,” papar Plt Direktur Utama Jamkrindo Syariah Gatot Suprabawa, saat melakukan evaluasi Kinerja Jamsyar Tahun 2018, di Jakarta, Senin (31/12).

Dengan raihan laba dan yang cukup memuaskan di tahun 2018, Gatot yakin Jamsyar mampu memberikan penjaminan sebesar Rp 28,32 triliun dan meraih laba sebesar Rp36,22 miliar, serta mendapatkan IJK sebesar Rp380 miliar. Tidak hanya peningkatan laba, hingga November 2018 Jamsyar juga mampu menyelesaikan klaim sebesar Rp62 miliar, dibandingkan tahun lalu yang hanya terealisasi Rp9,2 miliar.

“Di sisi lain, mitra Jamsyar pun kian bertambah, tentu saja ini menandakan bahwa Jamsyar berhasil menanamkan kepercayaan kepada masyarakat juga mitra bisnis akan produk penjaminan berbasis syariah.Terlebih pemerintah melalui Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) juga berkomitmen agar syariah berkembang di masa mendatang, tentu saja ini menjadi sebuah peluang,” ungkap Gatot.

Lanjut Gatot, “Di 2019 Perseroan menargetkan volume penjaminan dapat mencapai Rp26 triliun atau tumbuh 25% dari proyeksi volume penjaminan hingga akhir tahun 2018. Perseroan memperkirakan volume penjaminan sepanjang Januari sampai dengan Desember 2018 bisa mencapai Rp20 triliun.”

Tambahan Modal untuk Ekspansi

Direktur Keuangan, SDM dan Umum Jamkrindo Syariah Endang Sri Winarni, mengatakan bahwa untuk mencapai target di 2019, Jamsyar akan menerapkan strategi yang sama dengan tahun 2018, serta akan terus meningkatkan brand image perusahaan melalui penambahan modal.

Alhamdulillah kinerja kami di 2018 mendapat apresiasi dari Perum Jamkrindo selaku pemegang saham. Jamsyar akan mendapatkan penambahan modal sebesar Rp300 miliar secara bertahap di 2018 hingga 2019. Penambahan modal ini sebagai upaya ekspansi pasar yang akan terus dilakukan Jamsyar, selain itu dengan tambahan modal ini kapasitas penjaminan Jamsyar akan semakin bertambah serta meningkatkan kredibilitas perusahaan,” terang Endang.

Endang menambahkan, PT Penjaminan Jamkrindo Syariah pada 2018 telah menambah empat kantor unit pelayanan di kota Balikpapan, Pekanbaru, dan Lampung. Ekspansi jaringan dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap nasabah Jamkrindo Syariah yang terus bertambah.
Saat ini, Jamkrindo Syariah telah memiliki 10 kantor pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kota yang disasar untuk pembangunan kantor unit layanan, merupakan kota-kota dengan jumlah nasabah yang terus meningkat.

Atas kinerja tersebut, Jamsyar berhasil meraih 12 Award dari berbagai institusi di tahun 2018 di usianya yang baru 4 tahun. Antara lain, Penjamin KUR 2018 terbaik ke III dari Kementerian Perkonomian, Marketing Performance Terbaik Sektor Financial & Hospitality dari BUMN Track, dan Enterprise Risk Management Award – II – 2018 dengan Predikat Silver kategori Perusahaan Multifinance – Syariah dari Economic Review.

Jamsyar juga juga sukses meraih Indonesia Human Capital Award-IV-2018 dengan Predikat Gold kategosi Perusahaan Multifinance – Non Tbk dari Economic Review, Revolusi Mental Award 2018 kategori Anak Perusahaan BUMN, sebagai Indonesia Mandiri Terbaik dari BUMN Track, dan Legal Award kategori Anak Perusahaan BUMN terbaik dengan Predikat Platinum dari Economic Review.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.