20150812_1Pemkot Tangerang Selatan di bawah kepimimpinan Airin Rachmi Diany kembali menorehkan prestasi skala nasional. Daerah hasil pemekaran Kabupaten Tangerang ini memperoleh pengharaan sebagai Kota Layak anak kategori Pratama.

Penghargaan yang diberikan secara simbolis oleh Presiden RI, Joko Widodo selasa pagi (11/08) pada puncak acara Hari Anak Nasional di Istana Bogor juga dihadiri oleh menteri kabinet Kerja.

Penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga mewakili propinsi Banten dan berbanding lurus dengan upaya pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam melindungi hak anak, dengan beberapa program unggulan yang telah teruji.

Salah satu contohnya adalah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) Perlindungan Anak tahun 2013 hingga Tingkat Rukun Warga (RW).  Terdapat 108 Satgas Perlindungan Anak dan 540 relawan yang tersebar di seluruh Kota Tangsel sehingga memperoleh penghargaan dari MURI, dan dibentuknya Bunda PAUD se kecamatan.

Kota Tangerang Selatan di tahun 2014 ditetapkan sebagai Kota Layak Anak oleh Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Linda Gumelar program dari pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak berhenti setelah ditetapkan lalu membentuk Forum Anak Daerah (FAD). Yakni, sebuah forum yang akan menjadi wadah dari anak, oleh anak, dan untuk anak. Mereka yang aktif dalam FAD adalah anak yang belum berusia 18 tahun dan merupakan perwakilan dari kelompok kegiatan anak yang dibina oleh Pemerintah.

Forum itu juga merupakan perwujudan komitmen Pemkot Tangsel untuk mengintegrasikan berbagai peraturan maupun pembangunan yang memberikan kenyamanan dan keamanan dalam proses tumbuh kembang anak.

“Forum Anak Daerah diperlukan karena aspirasi, kebutuhan dan kepentingan anak perlu menjadi pertimbangan dalam setiap mengambil keputusan dari Pemerintah, Pembangunan yang terus berjalan, tidak boleh menyingkirkan hak-hak anak, apalagi mengesampingkan kehadiran mereka. Karena itulah, FAD akan menjadi wadah bagi anak untuk berpartisipasi dalam pembangunan itu,” ujar Airin Rachmi Diany dalam keterangan persnya.

Diketahui, pada penyerahan tersebut sebanyak 2 kabupaten/kota memperoleh predikat Nidya, 50 Kabupaten/Kota peroleh predikat Pratama, dan 24 kabupaten/Kota peroleh predikat Madya. (RLS/ND)