BESTTANGSEL.COM, SERPONG- Sebanyak 5.126 ekor hewan kurban dari berbagai daerah sudah masuk ke Kota Tangerang Selatan. Hewan tersebut tersebar di sejumlah Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan lapak-lapak di daerah itu sejak Juni lalu.

Kasi Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangerang Selatan (DKP3) Kota Tangsel Sandra Larasati mengungkapkan, DKP3 kini tengah melakukan sidak ke sejumlah RPH dan pedagang hewan kurban musiman yang ada di wilayah Tangerang Selatan. Sidak dilakukan guna memastikan kesehatan hewan kurban pada Idul adha 1442 Hijriah yang jatuh pada 20 Juli mendatang.

Hasil monitoring dan pemeriksaan yang dilakukan sejak 28 Juni lalu hingga kini tercatat ada sebanyak 5.126 ekor hewan kurban yang terdata. Jumlah itu terdiri dari 2.397 ekor sapi, 44 kerbau, 1.865 kambing dan 820 ekor domba.
“Jumlah itu berdasarkan hasil pendataan kami ke RPH-RPH dan lapak-lapak penjualan hewan kurban di lapangan, monitoring masih akan terus kami lakukan di semua kelurahan di Tangsel,” kata Sandra, Kamis (08/7/2021).

Selain pendataan, pihaknya juga melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan-hewan kurban baik yang ada di RPH, lapak-lapak maupun hewan ternak milik masyarakat yang akan dijual saat Idul Adha. Dia menyebut sudah ada tiga RPH yang disidak. Antara lain RPH Pamulang, RPH Kampung Sawah dan RPH Parigi. Selebihnya adalah lapak penjualan hewan kurban dan ternak milik masyarakat.

“Di lapak-lapak sudah kita periksa juga tapi belum semuanya,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan ini DKP3 mengerahkan sekitar 35 orang personil dan menggandeng 54 dokter hewan. Alhasil, ditemukan beberapa hewan kurban yang terkena penyakit ringan seperti keseleo, abses dan entritis. “Tapi itu bukan penyakit berbahaya bagi manusia, itu biasanya karena hewan terlalu lama di perjalanan saat dibawah ke Tangsel,” jelasnya.

Tak hanya hewan kurban saja yang diperiksa, tim di lapangan juga memeriksa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang dimiliki masing-masing penjualnya. Hal itu untuk memastikan jika hewan-hewan kurban dari daerah asalnya dalam keadaan sehat. “SKKH-nya kita periksa juga, jika hewan kurban yang kita periksa semuanya sehat nanti kita keluarkan juga SKKH dari kita,” jelas dia.

Sementara pada sat Idul Adha nenti, pihaknya akan DKP3 Tangsel akan menerjunkan petugas ke setiap kelurahan di daerah itu. Para petugas akan memantau pelaksanaan pemotongan hingga pendistribusian hewan kurban ke masyarakat. “Untuk satu kelurahan kita terjunkan dua orang petugas untuk melakukan pemantauan,” pungkasnya. (Red/*)

Leave a Reply