
Peserta Aksi (Foto : Istimewa)
BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Ratusan orang pedagang pakaian bekas di Pasar Senen, Jakarta Pusat datang menggunakan empat mobil metro mini P07, ke kantor PT Jaya Real Property Tbk, selaku pengembang kawasan Bintaro Jaya di CBD Emerelad Blok CE Nomor 1, Sektor 9, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel),Rabu 12 April 2017.
Aksi yang dilakukan pedagang Pasar Senen Blok 1 dan 2 ini merupakan bentuk protes terhadap perusahaan pengelola pasar tersebut. Sebab setelah peristiwa kebakaran yang menghanguskan ratusan kios beberapa waktu lalu, PT. Jaya Real Property membangun ulang kios dengan ukuran yang jauh lebih kecil. Pedagang juga mempertanyakan jual-beli kios seharga Rp 30 juta (per kios) yang dilakukan pengelola.
“Kami minta kejelasan nasib 418 pedagang di Pasar Senen yang hingga kini berada di penampungan sementara setelah pasar tersebut terbakar beberapa bulan lalu. Informasi di lapangan sama sekali tak jelas dan pengembang berencana mengusir pedagang lama,” kata Desi,salah satu pedagang yang ikut dalam aksi demo tersebut.
Menurut Desi, Total pedagang yang kiosnya jadi korban kebakaran ada 418 orang, tapi pengelola bangun 473 kios. “Jadi 55 kios tambahan ini membuat ukuran kios lama jadi jauh lebih kecil. Dari 2 kali 2 meter jadi 1,2 meter persegi,” katanya.
Para pendemo mengungkapkan adanya kejanggalan dalam peristiwa kebarakan tersebut. Mereka menuding adanya sabotase dalam kebakaran tersebut.
Terkait adanya tudingan dari pedagang adanya jualbeli lapak oleh pihak managemen pasar dengan pengembang, Fachrulian yang merupakan Unit Hukum PT Real Jaya Property membantah hal tersebut. Walaupun dirinya mengakui, tak menutup kemungkinan adanya permainan oknum di Pasar Senen.
“Pengembang sama sekali tak melakukan hal itu. Walaupun saya mengakui, tak menutup kemungkinan adanya permainan oknum di Pasar Senen, dan jika memang ada oknumnya, silahkan tangkap saja dan diproses melalui jalur hukum” ujarnya .
Sempat terjadi tarik menarik antara masa pedagang dan personil keamanan yang berjaga memblokade akses pintu masuk kantor PT. JRP, akibatnya pendemo melemparkan sejumlah barang dagangan berupa celana dalam wanita, BH dan lainnya, dan juga menghiasi papan nama gedung dengan pakaian dalam bekas.
Para pedagang yang tidak merasa puas dengan hasil pertemuan bersama pihak manajemen pengembang PT JRP, ratusan pedagang tersebut mengancam akan datang lagi melakukan aksi demo lanjutan jika tak serius ditangani masalah di Pasar Senen.
Iyar
