BESTTANGSEL.COM, JAKARTA-Mencermati perkembangan terakhir setelah diumumkan “Deal of Century” pada 28 Januari 2020, serta reaksi Bangsa Palestina terhadap nasib mereka, maka Adara Relief International bersama Forum Ormas dan Lembaga Perempuan Indonesia untuk Palestina (FOLPIP) menyatakan sikap yang sejalan dengan pernyataan dari Global Women’s Coalition for Al Quds and Palestine (GWCQP) yaitu dengan tegas menolak dan mengecam Deal of Century.

Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani, dalam siaran persnya hari ini, Rabu (5/2/2020) menyatakan penolakan tersebut dengan berdasar pada; 1. Deal of Century semakin melegitimasi penjajahan Israel atas tanah bangsa Palestina. 2. “Negara Palestina baru” yang diusulkan adalah negara semu karena dibentuk dari beberapa wilayah yang terpisah-pisah. 3. Melucuti persenjataan militer Palestina sama dengan menghapus unsur penting sebuah negara yang berkewajiban melindungi warga negaranya, terutama termasuk di antaranya perempuan dan anak-anak. 4. Deal of Century menetapkan Jerusalem sepenuhnya sebagai ibukota Israel dengan tetap menjamin Umat Islam aman mendatangi Masjid Al-Aqsa merupakan klaim sepihak dan janji-janji manis untuk melegalkan perampasan dan penjajahan. 5. Janji investasi 50 Miliar USD untuk pembangunan Palestina tidak sebanding dengan penderitaan lebih dari 100 tahun bangsa Palestina. 6. Resolusi PBB tentang hak kembali para pengungsi diinjak-injak, karena Deal of Century menghapus hak kembali para pengungsi ke tanah asal mereka. 7. Daftar panjang kejahatan kemanusiaan Israel atas bangsa Palestina harus segera dihentikan dan diproses secara hukum dengan seadil-adilnya.

Ketua Adara Relief International, Nurjanah Hulwani.

“Adara Relief International bersama FOLPIP menghimbau kepada semua pihak, secara lokal atau regional dan internasional untuk terus mendukung kedaulatan dan kemerdekaan Bangsa Palestina, membela hak-hak kaum terjajah dan segera menghentikan penjajahan serta kezhaliman Israel terhadap Bangsa Palestina,” tutur Nurjanah.

“Perdamaian dunia akan benar-benar tercipta bila penjajahan di atas bumi berhasil dihapuskan,” tandasnya. (*)

Berikut Forum Ormas dan Lembaga Perempuan Indonesia untuk Palestina (FOLPIP) : 
1. Adara Relief International
2. PP Muslimat Mathla’ul Anwar (Musma)
3. PP Wanita PUI
4. PB Wanita Al Irsyad
5. PP Persaudaraan Muslimah (Salimah)
6. PP Wanita Islam
7. IGRA Jaksel
8. PP Wanita Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI)
9. Aliansi Perempuan Peduli Indonesia (ALLPIND)
10. PP Muslimat Hidayatullah (Mushida)
11. Korps HMI-wati (KOHATI) PB HMI
12. Korpres FORHATI
13. PP Muslimat Dewan Dakwah
14. PP Muslimat Al-Ittihadiyah
15. PP Muslimat Al-Washliyah

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.