BESTTANGSEL.COM, Jakarta– Inovasi terbaru di bidang kesehatan pendengaran hadir di Indonesia. Cochlear Ltd dengan bangga memperkenalkan teknologi terbarunya yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para pengguna implan koklea.

Teknologi terbaru bernama Cochlear™ Nucleus® Nexa™ System ini memungkinkan pengguna untuk tetap terhubung dengan perkembangan teknologi masa depan melalui pembaruan perangkat lunak langsung pada alat implan.

Berbeda dengan teknologi sebelumnya, sistem ini merupakan implan koklea pertama yang dilengkapi dengan memori internal dan firmware yang dapat diperbarui. Dengan demikian, pengguna dapat mengakses inovasi baik melalui prosesor suara maupun implan itu sendiri, sehingga akses terhadap inovasi dapat terus berkembang seiring waktu.

Ashish Joshi, Marketing Director Cochlear (Asian Growth Markets), saat konferensi pers hari ini, Sabtu, (25/4) di Jakarta, menyampaikan, “Nexa System merupakan implan koklea pintar pertama dan satu-satunya di dunia yang menghadirkan terobosan signifikan dalam solusi pendengaran. Cochlear bangga dapat menghadirkan inovasi ini di kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, sebagai bagian dari komitmen kami dalam memperluas akses terhadap teknologi pendengaran yang lebih canggih dan berkelanjutan. Melalui inovasi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para pengguna sekaligus mendukung transformasi penanganan gangguan pendengaran di Indonesia.”

Sebagai distributor resmi di Indonesia, Kasoem Hearing Center menyambut kehadiran inovasi ini sebagai langkah besar dalam meningkatkan layanan bagi masyarakat dengan gangguan pendengaran.

Trista Kasoem, perwakilan dari Kasoem Hearing Center, menyampaikan, “Teknologi ini merupakan lompatan besar dalam dunia implan pendengaran. Dengan sistem yang dapat terus diperbarui, pasien tidak hanya mendapatkan solusi untuk saat ini, tetapi juga akses terhadap inovasi di masa depan. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik dan berkelanjutan bagi pasien di Indonesia.”

Salah satu keunggulan utama dari Nucleus Nexa System adalah kemampuannya menyimpan pengaturan prosesor suara secara personal (MAP’s) langsung di dalam implan. Hal ini memungkinkan pasien untuk kembali terhubung dengan cepat jika membutuhkan prosesor suara baru atau pengganti.

Di Indonesia, implementasi teknologi ini telah dilakukan melalui prosedur operasi pertama di Siloam Hospitals Lippo Village.

dr. Eko Teguh Prianto, Sp.THT-KL, dokter Siloam Hospitals Lippo Village yang berhasil melakukan tindakan operasi Cochlear, menjelaskan, “Nucleus Nexa System merupakan inovasi terbaru implan koklea yang dapat memberikan kualitas pendengaran yang lebih optimal untuk jangka panjang pada pasien gangguan pendengaran. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kualitas hidup para pengguna. Tidak kalah penting, sistem ini didukung oleh tingkat keandalan implan yang telah terbukti tinggi, mencapai 99,76%, sehingga memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi pengguna.”

Sementara itu, Alexander Mutak, perwakilan dari Siloam Hospitals Lippo Village, menyatakan, “Sebagai rumah sakit pertama yang melakukan prosedur ini, kami bangga dapat menjadi bagian dari pengenalan teknologi implan koklea pintar di Indonesia. Inovasi ini membuka peluang lebih luas bagi pasien dengan gangguan pendengaran untuk mendapatkan penanganan yang lebih modern dan efektif.”

Secara global, gangguan pendengaran masih menjadi tantangan besar dengan ratusan juta orang terdampak. Teknologi implan koklea berperan penting dalam meningkatkan kejelasan suara dengan merangsang langsung saraf pendengaran, berbeda dengan alat bantu dengar yang hanya memperkuat suara. Hadirnya Cochlear™ Nucleus® Nexa™ System di Indonesia diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pasien untuk mendapatkan kualitas pendengaran yang lebih modern dan efektif. (red/rlls)

Leave a Reply