Direktur Keuangan, SDM dan Umum, Endang sri Winarni (kiri), Direktur Utama JamSyar, Gatot Suprabowo (tengah), dan Direktur Operasional JamSyar, Achmad Sonhadji (kanan), saat menggelar konferensi pers pencapaian JamSyar di 2019, (8/1).

BESTTANGSEL.COM, JAKARTA- Mengakhiri tahun 2019, PT Jamkrindo Syariah (JamSyar), berhasil membukukan kinerja yang cukup menggembirakan, baik di penjaminan maupun keuangan Perusahaan. Kinerja tersebut berhasil dicapai berkat langkah strategis berupa inovasi produk penjaminan, penambahan jaringan layanan, optimalisasi teknologi informasi (IT) serta peningkatan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan.

“Alhamdulillah, sampai dengan akhir tahun 2019 tercatat Volume penjaminan PT JamSyar (PT Jamkrindo Syariah) adalah sebesar Rp 28,78 trilyun. Atas penjaminan tersebut, IJK Accrual yang diterima oleh PT JamSyar (PT Jamkrindo Syariah) adalah sebesar Rp 215.42 milyar. Laba tahun berjalan tahun 2019 adalah sebesar Rp 36.75 atau 101.45 % dari RKAP 2019,” tutur Direktur Utama PT JamSyar, Gatot Suprabowo, saat menggelar konferensi pers di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Di tahun 2020 JamSyar menargetkan penjaminan sebesar 35 trilyun, dan laba 53 milyar. “Kami optimis, dan bisa meraih peluang, tentunya dengan penguatan IT dan SDM,” imbuh Gatot.

“JamSyar terus melakukan optimalisasi IT untuk proses bisnis dan kegiatan pendukung perusahaan. Di sisi SDM, kami juga secara berkelanjutan telah mengikuti pelatihan dan sertifikasi sesuai Otorita Jasa Keuangan (OJK), baik sertifikasi managemen resiko maupun sertifikasi penjaminan,” ujar Direktur Keuangan, SDM dan Umum JamSyar, Endang Sri Winarni, ikut menambahkan.

Direktur Operasional JamSyar, Achmad Sonhadji mengungkapkan bahwa, JamSyar akan menempati kantor baru di pertengahan tahun 2020. “Sampai dengan akhir tahun 2019 PT JamSyar (PT Jamkrindo Syariah) telah mempunyai jaringan layanan sebanyak 14 kantor yang terdiri dari delapan Kantor Cabang dan enam Kantor Unit Pelayanan yang tersebar di beberapa propinsi dan melayani seluruh wilayah Indonesia.”

“Selain penambahan jaringan layanan, JamSyar juga telah melakukan perubahan struktur organisasi guna meningkatkan kelincahan perusahaan dalam menghadapi perkembangan bisnis dan meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses untuk menciptakan pertumbuhan yang kontinyu dan meningkatkan daya saing. Tentunya karena JamSyar adalah perusahaan jasa, dan perusahaan jasa dituntut untuk cepat dan akurat,” ucap Sonhadji.

Dalam kesempatan itu, Gatot juga menyatakan syukurnya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh para pemegang saham kepada JamSyar. “Kinerja yang baik ini tentunya tidak terlepas dari dukungan pemegang saham. Salah satu bentuk dukungan dari pemegang saham adalah adanya penambahan modal oleh pemegang saham mayoritas PT JamSyar, Perum Jamkrindo selaku pemegang saham mayoritas PT JamSyar di tahun 2019 telah merealisasikan penambahan modal senilai Rp 100 milyar di awal tahun 2019, Rp 75 milyar pada akhir tahun 2019 dan Rp 75 milyar di awal tahu 2020.”

“Semoga di tahun 2020 ini semakin banyak masyarakat yang membuka hati untuk bersyariah sehingga lini bisnis yang berbasis syariah seperti JamSyar bisa semakin berkembang,” tutup Gatot.

 

(asri)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.