BESTTANGSEL.COM, TANGERANG SELATAN – Team Vipers Satuan Reskrim Polres Tangerang Selatan bersama Satuan Lalu lintas Polres Tangerang Selatan berhasil mengamankan dua orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban di Jalan Boulevard Timur, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (18/1/2018).

Kejadian berawal saat korban bersama saksi yang baru saja keluar dari Bank BNI depan Teraskota melintas di Jalan Boulevard Timur Serpong. Kemudian ban mobil tersebut tiba-tiba mengalami kempes.

Akhirnya korban bersama saksi turun dari mobil untuk mengganti ban tersebut. Selanjutnya para pelaku dengan menggunakan sepeda motor berhenti tepat di samping pintu mobil dan langsung mengambil tas paper bag milik korban yang dimana terdapat uang sebesar 8 juta.

Kapolres Kota Tangsel AKBP Fadli Widiyanto mengatakan, pada hari Jumat tanggal 12 Januari 2018 sekitar pukul 10.00 WIB, anggota dari Satuan Lalu Lintas mendapat kabar adanya korban kempes ban serta pencururian uang.

“Selanjutnya anggota lalu lintas melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku pencurian hingga berhasil diamankan,” ungkap Kapolres.

Diketahui para pelaku berjumlah empat orang yang berasal dari Lampung, Sumatera. Hingga saat ini baru dua orang yang tertangkap dengan inisial (AP&AY), sedangkan dua orang lagi masih dalam status buron.

AKBP Fadli menambahkan, dari hasil pemeriksaan para pelaku sudah mulai beroperasi sejak bulan September 2017 di Serpong. Salah satu pelaku sudah melakukan sebanyak empat kali dengan total uang yang didapat sebesar 80 juta.

“Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa payung yang dimana jeruji besi tersebut digunakan pelaku untuk melakukan operasinya,” jelasnya.

Pelaku yang berjumlah empat orang ini membagi tugasnya dengan cara, dua orang sebagai eksekutor di lapangan, dan dua orang lagi yang saat ini masih dalam pencarian bertugas sebagai informasi di dalam bank untuk mencari target nasabah.

Para pelaku tersebut dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 6-7 tahun penjara.

 

BR

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.