BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjelaskan alasan belum dibayarkannya denda oleh para pelanggar persaingan usaha, yang sudah dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

Direktur Penindakan KPPU, Gopprera Panggabean, saat menggelar jumpa pers terkait hal tersebut mengatakan, “Hambatan yang kita hadapi dalam proses eksekusi dan piutang. Pertama, memang permohonan eksekusi kita tidak efektif, karena memang kita tidak mempunyai data tentang barang bergerak dan tidak bergerak dari terlapor. Kedua, memang beberapa kasus kita itu kan antara sejak putusan kita hingga sampai Mahkamah Agung (MA), jangka waktunya cukup lama, Minggu, 1 April 2018.”

Dari tahun 2000 hingga 2017, tercatat ada sekitar Rp493 miliar denda yang sudah ditetapkan inkracht. Sedangkan yang sudah masuk ke dalam kas negara mencapai Rp334 miliar.

Sedangkan sisanya sekitar Rp159 miliar tak juga dibayarkan oleh para terlapor yang sudah divonis bersalah karena melanggar ketentuan persaingan usaha. Para pelakunya, sebagian besar memanfaatkan adanya kelemahan kewenangan yang dimiliki KPPU, seperti dalam bidang eksekusi dan piutang.

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.