BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan – Hadir dalam peresmian Pojok Baca di SATPAS SIM Polres Tangsel, di Cilenggang, Serpong Tangerang Selatan, pada Rabu, 25 Oktober 2017, Duta Baca Indonesia Najwa Shihab mengungkapkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Untuk itu, dia berpesan agar Polisi Tangsel siap menjadi duta baca sehingga menjadi contoh bagi masyarakat.

“Polisi juga harus jadi duta baca, polisi sebagai pelayan masyarakat tapi juga ikut mengajak orang jatuh cinta pada membaca,” tuturnya.

Najwa pun mendukung Program Polres Tangsel yang membuka pojok baca di Satpas SIM ini. Karena dengan banyaknya buku bacaan di sekitar Satpam SIM. Masyarakat yang menunggu antrian bisa memanfaatkanya tidak hanya mengandalkan gadget nya untuk menunggu.

“Di sini hampir 100 orang per hari datang untuk mengurus Surat Izin Mengemudi (SIM). Melihat angka tersebut, banyaknya para pemohon yang mengantre dapat melakukan aktivitas seperti membaca buku sembari menunggu. Tugas polisi di sini juga sebagai sahabat masyarakat, yakni ikut mengajak masyarakat untuk membaca,”ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie. Beliau sangat mendukung dan memberikan apresiasi terhadap Polres Tangsel yang terus meningkatkan pelayanan masyarakat melalui Pojok Baca. Melalui Pojok Baca, para pemohon SIM bisa mengusir rasa jenuh ketika mengantri.

Saat ini, kata Benyamin, sudah ada 68 lembaga taman bacaan dari 54 kelurahan. Jumlah tersebut terus meningkat tiap tahunnya. “Semoga masyarakat sadar bahwa budaya membaca merupakan budaya penting,” ujarnya.

Dia mengaku ini adalah inovasi baru yang diyakinkan bisa meningkatkan minat baca terutama warga Tangsel. Apalagi perpustakaan ini dibuat di ruang terbuka sehingga bisa siapa saja dapat mengaksesnya.

”Dengan adanya pojok baca ini, kita bisa membiasakan masyarakat untuk bisa melihat buku setiap hari. Sehingga mau tidak mau, mereka akhirnya penasaran dan memutuskan membaca buku,” ujar lelaki yang akrab disapa Bang Ben ini.

Sementara dia berpesan untuk masyarakat agar tidak meninggalkan buku. ”Karena barang siapa yang rajin membaca buku, maka ilmu yang diperoleh akan semakin bertambah,” pungkasnya.

Pojok Baca di Polres Tangsel menyediakan 1.500 buku, seperti buku motivasi, peraturan Perundang-Undangan dan ragam buku lainnya. Buku-buku tersebut merupakan sumbangan dari Pemkot Tangsel, setiap anggota polisi (3 buku), dan lain-lain.

Selain itu, ada juga perpustakaan berbasis elektronik atau e-library. Di e-library ada 73.000 judul buku yang dapat diakses oleh para pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM).

 

Asri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.