BESTTANGSEL.COM, DEPOK- Pandemi covid-19 tidak menyurutkan managemen Rumah Sakit Brawijaya Depok, untuk menggelar peringatan HUT yang ke-3 tahun. Tepat di hari jadinya, Senin (11/01), berbagai acara internal pun diadakan, di antaranya pengumunan lomba antar karyawan, pemberian bingkisan produk kesehatan untuk berbagai komunitas masyarakat, hingga santunan anak yatim.

“Di HUT ke-3 ini kami tidak menggelar acara di luar, karena saat ini masih dalam masa pandemi covid-19. Tetapi kami tetap menggelar peringatan dengan mengadakan berbagai lomba yang merangsang kreativitas karyawan. Di antaranya dengan lomba protokol kesehatan seperti “Hand Hygiene” atau lomba membersihkan tangan, yang memang diwajibkan di setiap rumah sakit,” tutur Direktur RS Brawijaya Depok, drg. Hestiningsih, MARS., di sela kegiatan.

Direktur RS Brawijaya Depok, drg. Hestiningsih MARS., (tengah), memberikan bingkisan dan nasi tumpeng mini untuk artis sinetron Ana Riana (kanan), yang berkesempatan hadir di perayaan HUT ke-3 RS Brawijaya Depok, (11/01).

Selain menggelar lomba protokol kesehatan, RS Brawijaya juga menggelar lomba cerdas cermat antar unit pelayanan rumah sakit. “Tiap tahun biasanya ada penilaian mutu rumah sakit, karena tahun ini terkendala pandemi, jadi ditiadakan. Namun begitu, kami ingin setiap karyawan di unit pelayanan masing-masing tetap menjaga kredibilitas dan mutu RS Brawijaya, dengan merefresh kembali pengetahuan mereka melalui lomba cerdas cermat yang berkaitan dengan kesehatan dan SOP rumah sakit,” ujar Hesti menambahkan.

Hesti juga menjelaskan bahwa lomba diadakan secara virtual, dan peserta lomba pun wajib menerapkan protokol kesehatan. “Peserta wajib memakai masker, menjaga jarak, dan menampilkan cara membersihkan tangan dengan baik dan benar, serta keselarasan kelompok lomba dalam berkreativitas,” ungkap Hesti.

Santunan yatim di HUT ke-3 RS Brawijaya Depok, (11/01).

Terkait dengan pasien covid-19, Hesti menjelaskan bahwa RS Brawijaya belum bisa menyediakan ruang khusus bagi pasien covid-19. “Pernah ada kasus, masuk ke UGD dicurigai suspect covid-19, akhirnya kami rujuk ke rumah sakit khusus yang menangani covid-19. Karena saat ini kami masih terkonsentrasi untuk penanganan kesehatan untuk ibu dan anak.”

“Di masa pandemi ini kami belum membuka layanan baru, hanya ada beberapa penambahan dokter spesialis,” ucap Hesti.

Mewakili managemen, di HUT yang ke-3 ini, Hesti berharap RS Brawijaya Depok bisa terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih banyak dan lebih baik lagi.

“Semoga di 2021 RS Brawijaya bisa lebih banyak lagi membuka pelayanan bagi masyarakat,” tutup Hesti yang juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga imunitas tubuh. (**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.