BESTTANGSEL.COM, Tangsel- Pernyataan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer, terkait tagar #KaburAjaDulu di media sosial menuai kritik keras dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan.

Tagar #KaburAjaDulu sendiri muncul sebagai bentuk ekspresi kekecewaan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap kondisi sosial ekonomi dan minimnya peluang kerja di dalam negeri.

Pernyataan kontroversial Wamenaker, “Mau kabur, kabur saja lah. Kalau perlu jangan balik lagi,” yang diucapkan pada Senin (17/2/2025), dinilai tidak bijak dan tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang seharusnya responsif terhadap keluhan masyarakat.

Ketua Pengurus LBH Keadilan, Abdul Hamim Jauzie dalam keterangannya, menyatakan bahwa pernyataan Wamenaker tersebut menunjukkan ketidakpekaan terhadap permasalahan yang dihadapi generasi muda. “Tagar #KaburAjaDulu seharusnya dimaknai sebagai kritik membangun terhadap kebijakan pemerintah, bukan sebagai ajakan untuk meninggalkan negara,” ujarnya.

Alih-alih menanggapi kritik dengan bijak dan mengambil langkah konkret untuk menciptakan lapangan kerja, Wamenaker justru membuat pernyataan yang kontraproduktif. “Seharusnya, pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi generasi muda,” tambah Hamim.

Tagar #KaburAjaDulu telah menjadi viral di media sosial. Tagar ini mencerminkan keinginan generasi produktif untuk mencari peluang kerja dan studi di luar negeri. Hal ini menjadi sorotan tajam terhadap kondisi ketenagakerjaan dan kebijakan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja yang layak. (red/*)

Leave a Reply