BESTTANGSEL.COM, JAKARTA- Sekitar 1000 orang memadati Erasmus Huis, Kedutaan Besar Belanda untuk menghadiri Holland Scholarship Day ke 7, yang digelar Nuffic Neso Indonesia, pada Sabtu (18/1). Di ajang tahunan ini Nuffic Neso menyediakan informasi paling lengkap, dan konseling langsung berbagai opsi beasiswa untuk studi ke Belanda.

Ada 17 perwakilan universitas Belanda (universitas riset dan universitas ilmu terapan) yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Tak hanya itu, Holland Scholarship Day juga didukung oleh para alumni Belanda, yang memberikan berbagai tips dan kiat-kiat untuk mendapatkan beasiswa, melalui sebuah talkshow dengan tema “Behind the Scene of Scholarship Applications.” Beberapa workshop seperti penulisan motivation statement dan tes IELTS juga diadakan dan membuat acara ini secara keseluruhan menjadi one stop shopping bagi para pencari beasiswa.

Banyak Jalan

Ternyata cukup banyak pilihan bagi pencari beasiswa untuk melanjutkan pendidikan tinggi ke negeri Kincir Angin itu. Beasiswa tersebut berasal dari berbagai sumber pendanan baik dari pihak Belanda maupun Indonesia. Skemanya pun beragam.

LPDP dan program 5000 Doktor dari Kementerian Agama adalah beberapa beasiswa yang didanai oleh pemerintah Indonesia, sementara StuNed dan Orange Knowledge Program (OKP) adalah beasiswa penuh dari pemerintah Belanda yang diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu juga banyak beasiswa parsial seperti Orange Tulip Scholarship dan Holland Scholarhship Karenanya peluang ini harus dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk semua yang ingin menempuh studi lanjutan di Belanda.

Co – funding

talkshow dengan tema “Behind the Scene of Scholarship Applications.”

Direktur Nuffic Neso Indonesia, Peter van Tuijl, mengungkapkan bahwa Nuffic Neso Indonesia juga membuka peluang kerjasama dalam bentuk co-funding beasiswa bagi organisasi di Indonesia baik dari pemerintahan ataupun swasta yang diperuntukkan bagi staf organisasi tersebut.

Skema ini bukan saja untuk optimalisasi dana beasiswa namun juga untuk menghasilkan dampak yang segera dapat dirasakan oleh organisasi tempat para penerima beasiswa berasal. Karenanya ia berharap agar kerjasama co-funding ini dapat dikembangkan lebih luas lagi.

Faktor Kunci

Indy Hardono, Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indonesia, dalam paparannya yang berjudul “Scholarship: The Winning Strategy” yang menjelaskan pentingnya calon pelamar beasiswa mendapatkan informasi yang lengkap dan komprehensif dari sumber yang terpercaya.

Para calon pelamar perlu memahami bahwa sekedar memenuhi persyaratan saja tidak lah cukup. Banyak hal yang menjadi kunci keberhasilan untuk mendapatkan beasiswa diantaranya pemahaman tentang persyaratan dan kriteria dan tentang latar belakang serta tujuan dari setiap beasiswa.

Indy juga menekankan bahwa faktor-faktor penyebab kegagalan beasiswa, terutama disebabkan oleh ketidaksiapan dan kekurang seriusan calon pelamar. Karena persiapan matang dan motivasi kuat menjadi kunci keberhasilan mendapatkan beasiswa idaman. (rlls)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.