BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan –  Badan Kesbangpol Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Dialog Lintas Agama Dalam Rangka Menangkal Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat, yang dilaksanakan di Restoran Telaga Sea Food BSD, Tangsel.

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie, Plt. Kesbangpol Tangsel, Tb Suradi, Kepala Kantor Kemenag Tangsel Abdul Rojak, dan 100 peserta para Tokoh Agama se-kota Tangsel.

Dalam paparannya, Abdul Rozak menjelaskan beberapa indikator sebuah kota dinamakan kota yang toleran dan rukun, antara lain Pemkot atau Pemerintah itu mengeluarkan kebijakan yang mendukung pada tercapainya toleransi dan kerukunan hidup antar umat beragama.

“Indikator lain adalah segala tindakan dan pernyataan para pejabat atau aparaturnya mendukung pada toleransi dan kerukunan, sehingga tingkat kejadian, peristiwa, atau kasus yang terjadi tentang kerukunan dan toleransi antar umat beragama sangat rendah,” paparnya.

Lebih lanjut Kepala Kantor menjelaskan indikator lain yang juga penting yaitu adanya usaha bersama-sama antara umat beragama dan pemerintah untuk mewujudkan kehidupan yang toleran dan rukun.

“Kalau kita ingin Tangsel menjadi kota yang toleran dan rukun, maka harus kita wujudkan semua indikator tersebut secara bersama-sama, baik pemerintah maupun masyarakat,” tegasnya.

Sementara, Benyamin Davnie menyampaikan bahwa perbedaan itu adalah sebuah hal yang tidak bisa dinaflkan. Forum lintas agama ini adalah wadah kita untuk mengharmonisasikan perbedaan-perbedaan tersebut.

“Dalam skala kecil kita diperkuat oleh Forum Lintas Agama, dalam skala Nasional dimana perbedaan itu Iebih dahsyat lagi, dipersatukan oleh satu Nilai yang namanya Pncasila. Mari kita tetap jaga harmonisasi keberagaman di Kota Tangsel,” ungkapnya. (HUMAS-KOMINFO)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.