BESTTANGSEL.COM, TANGSEL– Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Qur’an Mumtaz Robbani yang berlokasi di Jalan Arjuna No 101, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, menggelar wisuda perdana bagi siswa kelas VI sekaligus inaugurasi hafalan Alquran, Sabtu (13/6/2026). Dalam momen tersebut, sekolah juga meresmikan Gedung dan keberadaan lembaga pendidikan tersebut melalui penandatanganan prasasti yang disaksikan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat.

Acara dihadiri Pendiri Yayasan Alkhair Qurani Robbani Dr. Kheriawan M.M , Anggota DPD RI Drs Abdi Sumaithi LC sekaligus Sebagai Pembina Yayasan, hadir juga perwakilan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Provinsi Banten, serta para ulama dan tokoh masyarakat. Wisuda kali ini menjadi tonggak penting bagi SDIT Quran Mumtaz Robbani yang baru berdiri pada 2019 dan kini berhasil meluluskan angkatan pertamanya.

Kepala SDIT Quran Mumtaz Robbani, Lilis Laela S.Pd.S.Ag , mengungkapkan sebanyak 45 siswa mengikuti prosesi wisuda. Dari jumlah tersebut, sejumlah siswa telah menunjukkan capaian luar biasa dalam menghafal Alquran, bahkan ada yang berhasil menghafal hingga 15 juz selama menempuh pendidikan dari kelas I hingga kelas VI.

“Alhamdulillah, pada wisuda pertama ini ada siswa yang hafal hingga 15 juz. Ini menjadi kebanggaan bagi kami dan orang tua karena menunjukkan bahwa pembelajaran Alquran dapat berjalan beriringan dengan pendidikan akademik,” ujarnya.

Meski memiliki fokus kuat pada pendidikan Alquran, SDIT Quran Mumtaz Robbani tetap menerapkan Kurikulum Merdeka sebagaimana sekolah umum lainnya. Berbagai mata pelajaran seperti sains, matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, hingga bahasa Arab diajarkan secara seimbang kepada peserta didik.

“Walaupun muatan Alqurannya cukup besar, kami tetap berada di bawah pembinaan Dinas Pendidikan dan mengikuti Kurikulum Merdeka. Visi kami adalah menjadikan pembelajaran Alquran sebagai basis utama pengembangan prestasi anak melalui proses pendidikan berjenjang untuk menciptakan generasi pemimpin masa depan yang mencintai dan mengamalkan Alquran,” kata Lilis.

Saat ini, SDIT Quran Mumtaz Robbani memiliki hampir 60 siswa. Menurut Lilis, sekolah tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan akhlak Qurani sebagai fondasi utama pendidikan.

“Yang kami tekankan bukan sekadar akademik. Kami ingin membentuk karakter anak yang berlandaskan nilai-nilai Alquran sehingga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, mereka menjadi generasi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia dan bertakwa,” jelasnya.

Peresmian sekolah yang dilakukan bersamaan dengan wisuda perdana sengaja dilaksanakan dalam satu rangkaian acara agar menjadi momentum bersejarah bagi sekolah dan seluruh keluarga besar SDIT Quran Mumtaz Robbani.

Lilis berharap kehadiran sekolah tersebut dapat memberikan warna baru bagi dunia pendidikan di Tangerang Selatan, khususnya dalam upaya mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter berbasis Alquran.

“Mudah-mudahan kehadiran kami dapat menambah semarak dunia pendidikan di Tangerang Selatan. Kami ingin turut berkontribusi mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter Qurani dan siap menjadi pemimpin masa depan,” pungkasnya.

Acara ini menamapilkan para Santri SDIT Qur’an Mumtaz Robbani dengan Uji Publik Hafalan , Tari Saman , Tari Papua , dan Ceramah agama dari KH Effendi Anwar LC alhafidz penemu Metode Ustmani. (Red/*)

Leave a Reply