BESTTANGSEL.COM, Tangerang– Universitas Multimedia Nusantara (UMN) bersama PT Trans Lingkar Kota Jagorawi (TLKJ) dan Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) meluncurkan buku CIJAGO: Lintasan Historis Pembangunan Jalan Tol Cinere–Jagorawi di Tangerang, Selasa (9/9). Acara peluncuran yang dikemas dengan bedah buku ini menghadirkan sejumlah tokoh infrastruktur dan transportasi, serta diikuti oleh ratusan mahasiswa UMN.

Buku tersebut merekam proses pembangunan Tol Cinere–Jagorawi (Cijago), salah satu proyek strategis yang memperkuat konektivitas Jabodetabek. Isinya menyoroti perjalanan historis, tantangan perencanaan, hingga implementasi proyek, sekaligus menegaskan peran infrastruktur dalam memperlancar mobilitas, mengurai kemacetan, dan membuka peluang ekonomi di kawasan penyangga ibu kota

“Jalan tol bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan hasil dari integrasi aspek teknis, finansial, hukum, hingga sosial. Cijago menjadi bukti bagaimana pembangunan infrastruktur dapat menghadirkan nilai strategis jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Direktur Utama PT TLKJ Ir. Hilman Muchsin, M.M., M.T.,selaku pembicara kunci.

Acara ini turut menghadirkan Sekjen Asosiasi Jalan Tol Indonesia, Dr. Ir. Krist Ade Sudiyono, M.M., sebagai pemberi pengantar dan dimoderatori oleh Dosen Program Studi Manajemen UMN Dr. Amanda Setiorini, S.Psi., M.M., CIQaR,.

Buku CIJAGO: Lintasan Historis Pembangunan Jalan Tol Cinere–Jagorawi diharapkan dapat menjadi referensi berharga bagi akademisi, mahasiswa, pelaku bisnis, maupun praktisi kebijakan publik dalam memahami peran strategis jalan tol sebagai motor pertumbuhan wilayah.

Dengan gaya penulisan naratif-informatif, buku ini tidak hanya mengulas aspek teknis pembangunan, tetapi juga menekankan nilai keberlanjutan, efisiensi, serta kontribusinya terhadap perekonomian regional. Kehadiran buku ini sekaligus memperkaya literatur infrastruktur Indonesia, menjembatani dunia akademik, praktisi, dan masyarakat luas.

Gramedia melalui usaha penerbitannya berkomitmen untuk menghadirkan karya-karya yang relevan dengan perkembangan Indonesia, termasuk literatur infrastruktur. Buku ini menjadi sarana untuk memperkaya wawasan masyarakat, akademisi, dan pembuat kebijakan mengenai dinamika pembangunan strategis yang berdampak luas pada ekonomi dan kehidupan sosial. (red/*)

Leave a Reply