(kiri ke kanan) : Presiden Director : Ibu Monica Surya Pranata Lembong MARS., dr. Ardian Jahja Saputra Sp.JP., dr. Monica Mangkuwerdojo Sp.Rad., Prof. Dr. dr. Teguh Santoso Sp.PD-KKV, Sp.JP, Ph.D., FIHA, FACC,FESC, FSCAI, Hospital Director, Dr. Adithya Wardhana MARS., bersiap memecahkan balon meresmikan penggunaan CT Scan Apex 512 Slice, serta Aplikasi Digital Medistra Hospital, (11/2).

BESTTANGSEL.COM, Jakarta – Medistra Hospital Jakarta meresmikan penggunaan CT Scan Revolution Apex terbaru sekaligus meluncurkan aplikasi digital yang terintegrasi, sebagai langkah strategis menghadirkan layanan kesehatan yang lebih responsif, presisi, dan berorientasi pada kebutuhan pasien. Peluncuran digelar pada Rabu, 11 Februari 2026.

Di tengah tingginya angka penyakit kardiovaskular dan penyakit kronis di Indonesia, keterlambatan diagnosis masih menjadi tantangan serius. Akses terhadap pemeriksaan penunjang yang cepat dan akurat dinilai krusial untuk menekan risiko komplikasi dan meningkatkan angka harapan hidup pasien.

CT Scan Revolution Apex dari GE Healthcare yang kini dioperasikan Medistra Hospital menghadirkan teknologi 512 slices dengan dosis radiasi lebih rendah. Keunggulan ini memungkinkan proses pencitraan berlangsung lebih cepat dengan hasil yang sangat detail. Salah satu fitur unggulannya adalah 1-beat cardiac imaging, yang memungkinkan pemindaian jantung hanya dalam satu denyut, sehingga sangat efektif untuk evaluasi penyakit jantung dan pembuluh darah.

Tak hanya itu, teknologi Metal Artifact Reduction (MAR) membantu menghasilkan gambar yang tetap jernih meskipun pasien memiliki implan logam. Pada kasus stroke, fitur Smart Stroke dirancang untuk mempercepat proses pemindaian hingga pelaporan hasil, sehingga mendukung pengambilan keputusan medis dalam waktu kritis.

Dari sisi kenyamanan, pemeriksaan dirancang ramah pasien, termasuk untuk anak-anak tanpa sedasi serta pasien obesitas. Ruang pemeriksaan dilengkapi ambient lighting guna membantu mengurangi kecemasan selama prosedur berlangsung.

dr. Ardian Jahja Saputra, Sp.JP menegaskan bahwa teknologi diagnostik berperan besar dalam strategi pencegahan dan deteksi dini.

“Banyak penyakit jantung berkembang tanpa gejala yang jelas. Pemeriksaan penunjang seperti CT Scan berperan penting dalam membantu deteksi dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat ditekan,” ujarnya.

Senada dengan itu, dr. Monica Mangkuwerdojo, Sp.Rad, menilai inovasi teknologi pencitraan sangat memengaruhi akurasi diagnosis.

“Dengan teknologi CT Scan terkini, kami dapat memperoleh hasil pencitraan yang lebih detail dan akurat dalam waktu yang lebih singkat. Hal ini sangat membantu dokter dalam menentukan diagnosis dan rencana penanganan yang tepat bagi pasien,” jelasnya.

Selain penguatan fasilitas diagnostik, Medistra Hospital juga memperkenalkan Aplikasi Medistra sebagai bagian dari integrasi layanan kesehatan berbasis digital. Melalui aplikasi ini, pasien dapat melakukan pendaftaran, memperoleh informasi layanan, hingga mengakses hasil pemeriksaan secara praktis dan terintegrasi.

Kombinasi antara teknologi pencitraan berpresisi tinggi dan sistem layanan digital ini menjadi bagian dari transformasi layanan kesehatan yang berfokus pada kecepatan, akurasi, dan kemudahan akses. Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen Medistra Hospital dalam menghadirkan layanan kesehatan modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien. Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Direktur Medistra Hospital, Adhitya Wardhana, MARS.

“Medistra Hospital senantiasa memberikan pelayanan terbaik, serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan yang canggih dan modern,” tutup Adhitya. (red/*)

Leave a Reply