(Kiri ke Kanan): Ketua Pelaksana Kurban Sekolah Al Azhar BSD, Rudin, Kepala SD Al Azhar, Malikul Islam, Ketua Pelaksana Harian Yayasan Muslim Bumi Serpong Damai (Yayasan Al Azhar), Noor Khoirudin, berfoto dengan hewan kurban sapi Limosin.
BESTTANGSEL.COM, Tangsel – Sekolah Islam Al Azhar BSD kembali melaksanakan pemotongan dan penyaluran hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Tahun ini, sekolah berhasil menghimpun sebanyak 145 ekor kambing dan 13 ekor sapi untuk disembelih dan didistribusikan kepada masyarakat.
Ketua Pelaksanaan Kurban Al Azhar BSD 1447 H, Rudin, menjelaskan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini relatif tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurut Rudin, hewan kurban yang terkumpul berasal dari program tabungan kurban siswa serta titipan hewan kurban dari orang tua murid. Program tersebut telah menjadi tradisi tahunan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik.
Sistem yang diterapkan bukan berupa satu siswa membeli satu kambing, melainkan melalui infak sukarela yang dikumpulkan selama kurang lebih satu bulan menjelang Iduladha.
“Anak-anak seperti berinfak biasa. Dari sisa uang jajan berapa pun boleh, tidak diwajibkan. Ada yang mengisi banyak, ada yang sedikit, semuanya relatif,” katanya.
Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membeli hewan kurban yang selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Rudin mengatakan, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial sejak usia dini. Edukasi dilakukan secara berkelanjutan di setiap kelas oleh para wali kelas di seluruh unit pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA.
“Dengan sistem tabungan seperti ini, kami melatih anak-anak agar punya kepedulian. Mereka belajar berbagi, belajar peduli terhadap lingkungan sekitar, dan memahami makna kebersamaan,” jelasnya.
Adapun distribusi hewan kurban diprioritaskan untuk warga di lingkungan sekitar sekolah sebagai ring pertama. Selanjutnya, penyaluran diperluas ke wilayah lain di Tangerang Selatan, Kota Tangerang, hingga Kabupaten Tangerang berdasarkan proposal yang diajukan masyarakat maupun Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
Tahun ini panitia menerima sebanyak 135 proposal pengajuan hewan kurban. Namun, setelah melalui proses seleksi berdasarkan skala prioritas wilayah, sebanyak 120 proposal dinyatakan lolos untuk menerima distribusi.
“Kami prioritaskan ring pertama, yaitu masyarakat sekitar sekolah. Lalu ring kedua, wilayah yang berkaitan dengan tempat tinggal guru dan karyawan. Semua disesuaikan dengan jumlah hewan kurban yang tersedia,” terang Rudin.
Ia menambahkan, tidak seluruh hewan kurban disalurkan dalam bentuk utuh. Sebagian dipotong dan dibagikan dalam bentuk daging untuk memenuhi permintaan khusus dari para penitip kurban.
Melalui kegiatan kurban tahunan ini, Al Azhar BSD berharap nilai berbagi, kepedulian sosial, dan semangat kebersamaan dapat terus tumbuh di kalangan siswa sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
(red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.