BESTTANGSEL.COM, BINTARO- Saat ini perubahan terjadi begitu cepat. Era digital ditambah pandemi Covid memunculkan dominasi faktor ketidakpastian yang sangat tinggi, yang dikenal dengan istilah VUCA, Volatile (bergejolak), Uncertain (tidak pasti), Complex (kompleks), dan Ambigue (tidak jelas). Praktisi Pendidikan Munif Chatib,  mengatakan bahwa orang tua harus bisa memahami dan menggali potensi pada anak, agar bisa mengarahkan anak-anak sesuai passion yang diinginkan sang anak.

Munif menyatakan hal tersebut dalam Webinar Parenting Sekolah Pembangunan Jaya (SPJ) Bintaro Tangerang Selatan, pada hari ini Sabtu (17/10). Webinar yang mengangkat tema “Generasi Emas di Era VUCA” tersebut diikuti oleh seluruh kepala sekolah, guru, orang tua siswa, serta siswa-siswi SMP dan SMA SPJ.

Prinsipal Eksekutif SPJ Indira Sunito

Menghadiri langsung webinar kali ini, Prinsipal Eksekutif SPJ Indira Sunito, mengatakan, “Sekolah Pembangunan Jaya, tidak saja menyediakan ruang pendidikan akademik, tetapi juga ruang untuk siswa-siswi berekspresi, dan berkreativitas. Demikian juga dengan pendidikan budi pekerti sehingga menjadi suatu pendidikan yang holistik dengan smart curriculum, yang bisa menciptakan rasa percaya diri pada anak-anak.

“Smart curriculum akan menyeimbangkan antara pendidikan akademik dan budi pekerti. Kami juga telah menanamkan dalam diri anak-anak untuk senantiasa menghargai perbedaan. Kegiatan lintas budaya dan agama menjadi salah satu cara kami menanamkan sikap saling menghargai dalam diri anak-anak,” papar Indira.

Tidak hanya menghadirkan praktisi pendidikan, dalam webinar tersebut, SPJ juga memberi kesempatan kepada para siswa-siswi SPJ memperlihatkan kreativitasnya dengan bermain musik secara secara virtual. (As)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.