BESTTANGSEL.COM, TANGSEL – Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan melalui peluncuran single dan official music video “KITA INDONESIA” yang digagas oleh Marissa Sutanto bersama musisi sekaligus pencipta lagu Widiyanto Sutanto. Karya tersebut resmi diperkenalkan dalam konferensi pers dan launching yang digelar di Umatis Resto & Venue, BSD City, Jumat (1/8/2026).
“KITA INDONESIA” dihadirkan sebagai doa, pesan persatuan, sekaligus persembahan cinta bagi Indonesia. Marissa Sutanto yang dikenal sebagai drummer, influencer, content creator, dan public figure mengatakan karya ini tidak hanya berhenti sebagai sebuah lagu, tetapi diharapkan berkembang menjadi sebuah gerakan kreatif yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Marissa Sutanto dan Widiyanto Sutanto (tengah).
Produksi official music video “KITA INDONESIA” melibatkan kolaborasi lintas komunitas, di antaranya Choir Anak GMCC, Rampak dari Aku Bisa Musik, Ikatan Dance Sport Indonesia (IODI) Kota Tangerang Selatan, Sanggar Ragam Budaya Nusantara, Sanggar El Pro Dance, serta didukung oleh pengelola Dermaga CBD PIK 2 sebagai lokasi pengambilan gambar dengan latar panorama pesisir Jakarta.
Widiyanto Sutanto menjelaskan, melalui lagu tersebut ia ingin mengajak masyarakat menunjukkan kecintaan terhadap Indonesia melalui tindakan nyata, kolaborasi, kepedulian terhadap budaya, dan semangat untuk terus berkarya.
“Bersatu dalam perbedaan, berirama dalam tujuan, kita bangga KITA INDONESIA,” ujar Widiyanto.
Dalam sesi diskusi bersama media, Marissa mengungkapkan bahwa gerakan KITA INDONESIA memiliki visi membangun komunitas kreatif yang dapat diikuti seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan lansia.
“Karena sifatnya komunal, kita bisa melibatkan berbagai kalangan. Dari yang muda sampai yang sudah dewasa. Dari situ otomatis akan tercipta komunitas yang saling belajar. Bahkan untuk orang tua pun bisa menjadi aktivitas yang menyehatkan, seperti terapi sekaligus olahraga ringan,” katanya.
Menurut Marissa, penggunaan alat musik sederhana menjadi salah satu cara agar kegiatan ini mudah diakses masyarakat. Ke depan, pihaknya juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah, dinas terkait, komunitas seni, hingga organisasi kepemudaan untuk menginspirasi generasi muda agar terus berkarya.
Ia menjelaskan, komunitas yang tengah dibangun dibagi menjadi dua fokus utama. Untuk kegiatan sosial, budaya, dan charity akan berada di bawah naungan KITA INDONESIA, sedangkan program pelatihan musik secara lebih teknis tetap dijalankan melalui komunitas Aku Bisa Musik yang telah lebih dahulu berdiri.
“Kalau KITA INDONESIA tujuannya lebih besar, yaitu membangun semangat kebangsaan. Sedangkan untuk belajar teori musik dan pendidikan yang lebih spesifik, kami memiliki Aku Bisa Musik,” jelasnya.
Marissa menambahkan, saat ini komunitas tersebut banyak diikuti kalangan remaja dan anak muda. Namun, antusiasme dari kelompok lansia maupun komunitas lainnya membuka peluang agar gerakan ini dapat menjangkau lebih banyak kalangan.
“Yang kami pikirkan sekarang adalah bagaimana komunitas ini bukan sekadar bermain tanpa tujuan, tetapi bermain untuk sesuatu yang bermanfaat. Ada nilai, ada dampak, dan ada kontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Marissa menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim produksi, sponsor, donatur, relawan, komunitas seni dan budaya, media, serta semua pihak yang telah mendukung terwujudnya karya tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas doa, tenaga, pikiran, dan dukungan seluruh pihak. Kiranya Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati setiap langkah, karya, kolaborasi, dan pengabdian kita bagi Indonesia,” tuturnya.
Melalui peluncuran “KITA INDONESIA”, Marissa Sutanto dan Widiyanto Sutanto berharap musik dapat menjadi media yang menyatukan keberagaman, memperkuat rasa cinta tanah air, sekaligus menggerakkan lahirnya komunitas kreatif yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa. (Red/*)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.