BESTTANGSEL.COM, Tangerang Selatan Manusia-manusia Silver menjadi pemandangan baru di sekitar bundaran Maruga Ciater Serua Ciputat Tangerang Selatan. Hampir setiap sore hingga menjelang malam, tepatnya mulai pukul 16.00 WIB, manusia-manusia silver ini beredar di lokasi tersebut. Dengan membawa kotak kardus bertulisan permohonan sumbangan, manusia-manusia Silver ini mengharap belas kasih para pengguna jalan.

“Kami dari komunitas Manusia Silver Pamulang Kakak,” tutur Tarno (35 tahun), salah seorang manusia Silver yang sudah dewasa, saat dijumpai besttangsel.com, Selasa (30/1).

Menurut Tarno, saat ini ada 16 orang anggota komunitas manusia Silver Pamulang. Dari 16 orang tersebut, 9 adalah anak-anak putus sekolah dengan usia 7-15 tahun.

“Kami biasa kumpul di pinggiran Situ Pamulang. Di bundaran Maruga ini dalam rangka minta sumbangan kepada pengguna jalan,” ujar Tarno

Lanjut Tarno, hasil sumbangan kami gunakan untuk membeli serbuk silver ada juga yang warna gold atau emas sebesar Rp 20.000, Rp 5000 kami sumbangkan untuk pembangunan masjid di Buaran Pamulang, Rp 5000 lagi kami berikan kepada pemulung atau pengemis jalanan, sisanya baru untuk kami makan dan membeli kebutuhan lain.”

Biasanya Tarno dan rekan-rekannya bertahan dengan baluran serbuk silver tersebut selama 3 jam.

“Lebih dari 3 jam biasanya suka timbul gatal-gatal. Membersihkannya dengan cara mandi dengan sabun colek atau shampo jika serbuk menempel di rambut,” ucap Tarno yang kembali sibuk melambai-lambaikan kardus sumbangan kepada para pengguna jalan.

 

Asri

Leave a Reply