BESTTANGSEL.COM, TANGERANG SELATAN – Komisi IV DPRD Tangsel Aguslan Busro secara mendadak mengunjungi ke sejumlah sekolah menengah pertama (SMP) di Pondok Aren, Selasa 11 Juni 2017.

Kedatangan Aguslan saat itu guna melihat kesiapan pihak sekolah dalam pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang sempat membuat resah masyarakat dari system zonasi. Hal ini dikarenakan PPDB di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setiap tahunnya kerap menuai masalah.

Aguslan menjelaskan, pelaksanaan PPDB dengan sistem zonasi wilayah, mendapat tanggapan beragam. Ada yang menentang, ada pula yang sepakat dengan mekanisme tersebut dan segera dijalankan dengan beberapa catatan.

“Saya mendapat banyak keluhan dari masyarakat yang merasa dirugikan mengenai sistem Zonasi dan operator yang sering bermasalah. Selain masyarakat masih banyak yang belum menguasai teknologi dan pelaksanaan nya terlalu mepet. Seharusnya terlebih dahulu disosialisasi secara maksimal,” kata Busro, saat mengunjungi SMP Negeri 5 Kota Tangsel.

Ia menambahkan, walaupun sempat terjadi permasalahan di operator pelaksanaan PPDB, seluruh proses harus berjalan sesuai prosedur dan transparan. Sehingga kecil kemungkinan terjadinya kecurangan walaupun disinyalir tetap ada pihak tertentu yang bermain.

“Kami harap pendaftaran PPDB yang diselengarakan bisa dipertanggung jawabkan alias fair play dengan hasil yang sesuai. Jangan sampai ada warga yang melapor, kalau ada yang melapor kita panggil kepala dinas,” tegasnya

Menurut salah satu calon siswa Anang warga Parung Serab Kota Tangerang, Sistem zonasi dianggap kurang tepat. Terutama bagi individu yang mempunyai rumah diluar Tangsel, khawatir hilangnya semangat belajar karena keinginan anak mau sekolah sesuai dengan keinginan.

“Sistem zonasi pada PPDB tersebut dinilai terlalu mepet. Akibatnya, banyak orang tua dan siswa yang kebingungan untuk memperoleh informasi terbaru. Keputusan untuk membuat sistem zonasi seharusnya disosialisasikan jauh-jauh hari,” jelasnya

 

BR/BS

Leave a Reply