BESTTANGSEL.COM, SERPONG TANGSEL – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang Selatan akan launching program PWI Mendengar.

Program tersebut bertujuan sebagai wadah untuk menampung keluhan masyarak tentang pembangunan daerah. Serta menjadi kontrol sosial tentang dinamika yang berkembang di masyarakat khusus tentang pembangunan daerah untuk masyarakat Tangsel.

Ketua PWI Kota Tangsel Ahmad Eko Nursanto mengatakan, program PWI Mendengar ini merupakan wadah masyarakat menyampaikan keluhannya tentang pembangunan daerah dan segala dinamika di Tangsel.

Lewat program tersebut, Eko berharap bisa meminimalisir jeratan Undang-undang ITE akibat menyampaikan keluhan di media sosial.

“Dalam kritikan atau keluhan kepada pemerintah, masyarakat rentan terjerat Undang-Undang ITE karena disampaikan melalui medsos. Maka bentuk kepedulian ke masyarakat, PWI Mendengar merupakan sarana yang baik dalam penyaluran keluhan masyarakat kepada pemerintah daerah,” pungkasnya.

Kepala Seksie Advokasi dan Pembelaan Wartawan PWI Kota Tangsel Malik Abdul Aziz mengatakan, PWI Mendengar ini program dari pers sebagaimana fungsi pers sebagai kontrol sosial atas kebijakan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah.

“PWI Mendengar ini menjadi wadah penghubung aspirasi dan keluhan masyarakat ke eksekutif, legislatif dan yudikatif, terutama kebijakan-kebijakan pemerintah sehingga program pembangunan tepat sasaran ke masyarakat,” katanya.

Malik menerangkan, program terdekat PWI Mendengar untuk tahap awal akan membuka posko pengaduan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

“Rencanannya kami akan membuka posko PPDB pada 19-25 Juni 2021 di halaman depan Gedung Pemkot Tangsel,” terangnya.

Dia menghimbau, bagi siapapun yang memiliki keluhan tentang pelaksanaan PPDB dapat datang langsung ke posko atau menghubungi kontak layanan pengaduan ke nomor +62 895-3669-45521.

“Kami berharap, semua orangtua mau dan berani menyampaikan keluhan dan permasalahan PPDB yang dialami. Sehingga kita bisa sama-sama mengawal pelaksanaan PPDB ini berjalan semestinya,” tutupnya. (Red/**)

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.