BESTTANGSEL.COM, TANGERANG– Menanggapi beredarnya pemberitaan akhir-akhir ini mengenai Pengembangan Kawasan Suvarna Sutera, berikut ini dapat kami jelaskan bahwa kami telah melakukan peninjauan lapangan bersama, yang dihadiri oleh; DPRD Kabupaten Tangerang, Kepala Dinas dan jajarannya atau yang mewakili; Bapak Iwan Firmansyah Efendi – Kepala Dinas Bina Marga & Sumber Daya Air, Bapak Sandi – Kepala Bidang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Bapak Haerudin Setiawan Setia – Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Tata Ruang & Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, Bapak Agus Suryana – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK), LSM Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GRASI), Perwakilan Kecamatan Sindang Jaya, Kepala Desa Sindang Jaya, Bapak H. Asmayudin dan Perwakilan Manajemen Suvarna Sutera (PT Delta Mega Persada).
Dari hasil peninjauan lapangan beberapa poin yang menjadi pembahasan dan kesepakatan bersama antara lain : Suvarna Sutera telah memberikan persetujuan mengenai saluran yang akan dibuat oleh pihak Bina Marga, dapat bergabung dengan saluran utama Suvarna Sutera.
Pihak Suvarna Sutera juga telah membangun saluran penampungan air atau tandon (pond) yang merupakan suatu kewajiban dan sesuai Amdal yang telah disetujui (untuk saat ini saluran penampung yang sudah terbangun adalah seluas 2-3 Ha, selain normalisasi Situ Warung Rebo seluas 4,5 Ha).
Ke depan, Suvarna Sutera akan terus melakukan upaya pengawasan terhadap pengembangan kawasan Suvarna Sutera berdasarkan tinjauan lapangan, oleh Dinas Tata Ruang dan Bangunan dimana evaluasi terkait masterplan akan dilakukan secara rutin setiap tiga (3) tahun sekali.
Direktur Estate Suvarna Sutera, Randy Pangemanan melalui siaran persnya hari ini, Jumat (19/08), menegaskan bahwa, “Pengembangan Suvarna Sutera dilakukan sesuai dengan ketentuan dan peraturan serta rekomendasi dari pemerintah dan instansi terkait. Kami mengikuti aturan-aturan yang berlaku terkait pengelolaan air, pembuangan, dan tata ruang kawasan. Untuk masukan-masukan lainnya mengenai Situ Warung Rebo, tandon air, saluran pembuangan, evaluasi ijin dan median jalan akan segera ditindaklanjuti.”
“Kami berharap tidak ada kesalahpahaman di masyarakat dan kami pastikan bahwa pengembangan Suvarna Sutera tidak akan menganggu lingkungan serta masyarakat sekitar,” pungkas Randy.
Sekilas Tentang Suvarna Sutera
Suvarna Sutera merupakan kota baru seluas 2.600 hektar di Kabupaten Tangerang yang menghadirkan konsep kawasan hunian terintegrasi dan telah dikembangkan sejak tahun 2012. Suvarna (Dibaca: Suwarna) diambil dari Bahasa Sansekerta berarti EMAS, dianggap sebagai warna kejayaan dan melambangkan sebuah pencapaian besar dan nilai tinggi. Sutera merupakan bagian dari Alam Sutera Group, Sutera dianggap sebagai kemewahan dan elegan. Suvarna Sutera, adalah kawasan hunian dengan kemewahan alam dan nilai yang tinggi, dikembangkan oleh Alam Sutera Group pengembang ternama dan terpercaya sejak tahun 1994.
Suvarna Sutera berada di jalur perdagangan Jakarta menuju Merak dengan akses tol langsung berjarak hanya 500 meter dari Exit tol Cikupa/Pasar Kemis – KM 31.5. Jarak tempuh dari Jakarta hanya 30 menit melalui Tol Jakarta – Tangerang atau Tol JORR II dari Bandara Internasional Soekarno Hatta ataupun dari Jakarta Selatan. Suvarna Sutera dirancang dengan detail untuk memenuhi kualitas kehidupan ideal yang dilengkapi dengan sarana penunjang dan fasilitas terbaik, sebuah hunian, ruang usaha dan investasi menarik untuk kehidupan masa depan Anda.
Potensi Suvarna Sutera dipercaya akan semakin berkembang dengan adanya pembangunan infrastruktur pemerintah seperti Tol JORR III yang akan menjadi akses langsung ke Bandara Soekarno Hatta dan Jakarta Selatan, pembangunan LRT/MRT, dan juga akses tol langsung menuju boulevard Suvarna Sutera selebar 8 lajur. Selain itu, Suvarna Sutera pun turut melengkapi infrastruktur dan fasilitas yang ada, seperti ROW (right of way) jalan yang lebar, Kedaton Golf seluas 80 Hektar, Sekolah, Pasar Modern, SPBU, shuttle bus internal dan shuttle bus ke Jakarta, utilitas bawah tanah, sistem keamanan 24 jam didukung CCTV, serta jaringan fiber optic yang mendukung perkembangan teknologi masa depan. (Red/rlls)

Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.