BESTTANGSEL.COM, TANGERANG- Mengutamakan pentingnya menjaga kesehatan mental, kebahagiaan pribadi, dan penerimaan diri, Prodi Strategic Communication Universitas Multimedia Nusantara (UMN) menggelar webinar “Flawsome”, Jumat (16/04). Webinar dengan body positivity yang mengusung tagline “ Embrace Your Flaws” dengan topik “Does Loving Ourself Mean We Necessarily Stop Taking Care of Our Body?”, dibuka oleh Cendera Rizky Anugrah Bangun, M.Si, sebagai dosen pembimbing webinar Flawsome dan Wakil Ketua Prodi Strategic Communication Universitas Multimedia Nusantara, serta Jesica Novengel sebagai penyelenggara Webinar Flawsome. Hadir sebagai pembicara, yaitu : Clara Sutantio, Asia’s Next Top Model Cycle 5, yang sekarang merupakan Model dan Body Positivity Advocate, serta Alexandra Gabriella A., M.Psi, Psi., C.Ht, C.Est (Psikolog Klinis dan Hipnoterapis).

Webinar Flawsome mengangkat topik body positivity yang mengutamakan pentingnya untuk menjaga kesehatan mental, dan kebahagiaan pribadi, dan penerimaan diri. Sedangkan di luar sana body positivity seringkali disalahpahami sebagai gerakan yang memicu obesitas, karena dianggap terlalu cinta akan diri sendiri sehingga membiarkan diri apa adanya.

“Body positivity tidak berarti men-direct untuk menjadi obesitas (kurang sehat), tetapi lebih kepada penerimaan diri, dan tidak judging segala bentuk tubuh dan penampilan orang lain.” Ujar Clara, melalui Zoom Meeting, Jumat, 16 April 2021.

Alexandra, sebagai Psikolog Klinis juga memberikan tips bagi orang-orang yang sering mengalami body shamming, dan bagaimana cara untuk menanggapi orang yang terkadang mengucapkan perkataan yang dapat membuat beban pikiran dan mental, dengan memberikan respons yang positif sehingga tidak dapat diserang.

“Tips dari saya bagaimana mengubah mindset untuk dapat menghadapi orang yang belum apa-apa sudah mengatakan, ih kok hitaman. Responslah dengan sesuatu yang tidak deapat dibalas lagi, seperti terima kasih ya sudah memperhatikan, sambil tersenyum.”, ujar Alexandra Gabriella, Psikolog Klinis dan Hipnoterapis.

Webinar Flawsome juga memberikan pandangan dari sudut pandang seorang model, yaitu Clara Sutantio, model Asia‘s Next Top Model Cycle 5. Pada umumnya model memiliki stigma harus mempunyai tubuh ideal sesuai standar masyarakat. Namun Clara memilih untuk menjadi Body Positivity Advocate, yang bertolak belakang dengan image seorang model. Clara berpendapat untuk tidak mematokan beauty standart, merupakan salah satu langkah untuk mengubah mindset bahwa semua manusia itu cantik dan ganteng.

“Kalau kalian aja belum bisa menghapus beauty standart di otak kalian, gimana caranya kalian bisa ubah mindset bahwa semua perempuan, semua orang itu cantik dan ganteng.‘‘, ujar Clara, Model dan Body Positivity Advocate.

Kehadiran webinar Flawsome diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat remaja hingga dewasa Indonesia akan pentingnya memiliki body positivity, serta dapat mempraktikan body positivity yang tepat. Sehingga banyak orang akan lebih menghargai dirinya sendiri maupun orang lain, tidak judge penampilan, bentuk tubuh orang lain, dan dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi tingkat penderita penyakit mental. (Red/**)

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.